Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1 Korban Perahu Tenggelam Kepulauan Sula Masih Hilang, Pencarian Dihentikan

Kompas.com - 01/03/2022, 10:55 WIB
Priska Sari Pratiwi

Editor

Sumber Antara

TERNATE, KOMPAS.com - Basarnas Ternate, Maluku Utara resmi menutup operasi pencarian terhadap satu korban perahu motor yang tenggelam di perairan Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut), bernama Alia Fataruba.

"Operasi SAR telah dilakukan selama tujuh hari sejak kejadian 21 Februari 2022, namun hingga hari ke-tujuh korban belum juga dapat ditemukan, maka Basarnas menutup operasi SAR dan korban dinyatakan hilang," kata Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah dikutip dari Antara, Selasa (1/3/2022). 

Arafah menyatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, instansi terkait serta masyarakat dan keluarga korban telah berupaya mencari secara maksimal selama tujuh hari. 

Baca juga: Perahu Terbalik akibat Cuaca Buruk di Teluk Piru, 2 Nelayan Tenggelam, 1 di Antaranya Tewas

Dia mengatakan bahwa operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ada masyarakat maupun nelayan yang melihat maupun menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Informasi juga telah disampaikan kepada para nelayan maupun kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar segera melapor ke pihak Basarnas.

Sementara di hari ketujuh pencarian, tim SAR telah mencari dari pagi hingga sore hari. Namun hasil pencarian masih nihil.

Tim SAR mulai mencari pada pukul 07.30 WIT, dengan menggunakan RIB 01 Unit siaga SAR Sanana dengan luas area pencarian hingga 67,4 NM dari lokasi kejadian perkara.

Tim SAR gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban, dan keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban.

Dengan penghentian operasi SAR, maka seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Baca juga: Istri Anggota DPRD Maluku Laporkan Suaminya dan Mahasiswi ke Polisi atas Kasus Perzinahan

Sebelumnya, Basarnas Ternate menyatakan sebuah perahu motor rute Sanana – Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula berpenumpang 19 orang tenggelam di perairan Mangoli, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan 14 orang selamat.

Tim SAR gabungan juga mencari korban perempuan bernama Alia Fataruba yang dinyatakan hilang.

Dia menyatakan, perahu motor rute Sanana-Mangoli yang mengalami musibah pada Senin (21/2/2022) itu, mengakibatkan empat orang penumpang yakni Marni Fokatea (51), Ismail Umasugi (47), Fataha Tauda dan Udin Sapsuha (54) ditemukan meninggal dunia dan seorang lainnya bernama Alia Fataruba hilang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com