Gempa Guncang Pasaman Barat, Warga: Awalnya Pelan Terus Semakin Kuat, Saya Lari...

Kompas.com - 25/02/2022, 09:56 WIB

KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 6,2 guncang Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022) pagi.

Salah satu warga bernama Izul menceritakan, saat itu getaran gempa terasa sangat kuat. Sejumlah warga pun berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Gempa-gempa," ujar Izul, dilansir dari TribunPadang.com.

Sementara itu, Ardi (27), warga setempat, menceritakan, gempa terjadi cukup lama.

Baca juga: Selisih 4 Menit, 2 Gempa Beruntun Guncang Pasaman Barat Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah

 

"Terasa lama. Awalnya getarannya tidak begitu kuat, tapi lama-lama kuat dan saya lari keluar rumah," kata Ardi.

Sementara itu, pasca-gempa sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar kawasan gedung olah raga (GOR) Kota Padang.

Baca juga: Gempa M 5,2 Guncang Pasaman Barat, Sumbar, 4 Menit Kemudian Gempa Susulan M 6,2

Beberapa kendaraan juga terlihat berhenti dan melihat situasi.

Dilansir dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tercatat berpusat di 17 kilometer Timur Laut Pasaman Barat dengan kedalaman 10 km, tepatnya di koordinat 0.14 LU, 99.99 BT 18 km Timur Laut.

Gempa terjadi pukul 08.35 WIB dan tidak berpotensi tsunami. Namun getaran gempa terasa hampir di seluruh kota dan kabupaten yang ada di Sumatera Barat di antaranya di Kota Padang, Pasaman, Bukittinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Akses dan Parkir Pelabuhan Bakauheni Diperluas

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Akses dan Parkir Pelabuhan Bakauheni Diperluas

Regional
Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir karena Mengantuk, Pengendara Motor di Balikpapan Kritis

Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir karena Mengantuk, Pengendara Motor di Balikpapan Kritis

Regional
Persiapan Tasyakuran Pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran Sudah 80 Persen

Persiapan Tasyakuran Pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran Sudah 80 Persen

Regional
Daftar UMP dan UMK Riau 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Daftar UMP dan UMK Riau 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Regional
Panitia Pernikahan Kaesang-Erina Siapkan Makanan Gratis untuk Pesta Rakyat di CFD Solo Mulai Pagi, Libatkan 34 Perusahaan

Panitia Pernikahan Kaesang-Erina Siapkan Makanan Gratis untuk Pesta Rakyat di CFD Solo Mulai Pagi, Libatkan 34 Perusahaan

Regional
Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Regional
Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Regional
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Regional
Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Regional
3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

Regional
Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Regional
Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Regional
Gempa Sukabumi Hari Ini, 2 Bangunan Rumah dan Sekolah Hancur, Tidak Ada Korban Jiwa

Gempa Sukabumi Hari Ini, 2 Bangunan Rumah dan Sekolah Hancur, Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Ditangkap karena Rusak Mangrove, Kades di Tolitoli Terancam Hukuman 3-10 Tahun Penjara

Ditangkap karena Rusak Mangrove, Kades di Tolitoli Terancam Hukuman 3-10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.