Kompas.com - 24/02/2022, 21:50 WIB

BINTAN, KOMPAS.com - Wisatawan asing asal negara Singapura melalui skema travel bubble akan masuk perdana ke Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (25/2/2022).

Untuk rombongan wisatawan Singapura yang akan berkunjung ke Bintan dikabarkan sebanyak 36 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang adalah warga negara Singapura dan 7 lainnya WNI.

Baca juga: Ikut Skema Travel Bubble, 28 Wisatawan Singapura Tiba di Batam

"Untuk yang WNI rombongan dari KBRI Singapura," kata Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Kepri, Octaveri, melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/2/2022) malam.

Seperti diketahui terkait aturan Travel Bubble Singapura-Bintan, turis hanya bisa masuk melalui Terminal Geri Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi.

Dijadwalkan kapal feri yang mengangkut rombongan akan bersandar di pelabuhan BBT Lagoi pada pukul 11.10 WIB.

"Estimasi sampainya jam 11.10 WIB," ujar Veri.

Rencananya rombongan wisatawan asing pertama travel bubble di Bintan tersebut akan disambut oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Orang-orang yang masuk ke kawasan travel bubble tidak bisa sembarangan. Mereka harus menjalani pemeriksaan Covid-19 yang ketat.

"Untuk masuk harus antigen dan kalau nginap PCR," sebut Veri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korupsi Dana Pembuatan RDTR, Sekda Bengkulu Tengah Ditahan Jaksa

Korupsi Dana Pembuatan RDTR, Sekda Bengkulu Tengah Ditahan Jaksa

Regional
Pertemuan Lanjutan G20 di Solo, 3 Agenda Ini Jadi Fokus Pembahasan Utama

Pertemuan Lanjutan G20 di Solo, 3 Agenda Ini Jadi Fokus Pembahasan Utama

Regional
Pria di Minahasa Tikam Selingkuhan Pacar Pakai Gunting hingga Tewas

Pria di Minahasa Tikam Selingkuhan Pacar Pakai Gunting hingga Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juli 2022

Regional
Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Jambusari Sleman, Statusnya Masih Buron

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Jambusari Sleman, Statusnya Masih Buron

Regional
Vaksinasi Booster Kota Semarang Baru Mencapai 50,6 persen, Masih Banyak Lansia yang Takut Divaksin

Vaksinasi Booster Kota Semarang Baru Mencapai 50,6 persen, Masih Banyak Lansia yang Takut Divaksin

Regional
Diduga Dirampok, Remaja Putri di Lampung Ditusuk OTK 10 Kali di Kamar Kos

Diduga Dirampok, Remaja Putri di Lampung Ditusuk OTK 10 Kali di Kamar Kos

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Juli 2022

Regional
Kalapas Kendal Angkat Bicara soal Kasus Bocah Tewas Dianiaya di Atas Kapal

Kalapas Kendal Angkat Bicara soal Kasus Bocah Tewas Dianiaya di Atas Kapal

Regional
Tewaskan 2 Penambang, Pemkab Muara Enim Minta Sumur Minyak Ilegal Ditutup

Tewaskan 2 Penambang, Pemkab Muara Enim Minta Sumur Minyak Ilegal Ditutup

Regional
Dedi Mulyadi Minta KLHK Waspada Modus Korporasi Berubah Jadi Koperasi, Mengapa?

Dedi Mulyadi Minta KLHK Waspada Modus Korporasi Berubah Jadi Koperasi, Mengapa?

Regional
Pembobolan Koper Dewi Persik di Bandara, Ini 3 Kasus Sama yang Pernah Terungkap

Pembobolan Koper Dewi Persik di Bandara, Ini 3 Kasus Sama yang Pernah Terungkap

Regional
Nelayan di Sumbawa Temukan 14 Benda Diduga Bom Militer

Nelayan di Sumbawa Temukan 14 Benda Diduga Bom Militer

Regional
Warga dan Orangtua Murid SDN Gunungtumpeng 1 Semarang Tolak Pemindahan Sekolah

Warga dan Orangtua Murid SDN Gunungtumpeng 1 Semarang Tolak Pemindahan Sekolah

Regional
Dinsos: ACT Kota Bandung dan Cirebon Tak Pernah Urus Izin

Dinsos: ACT Kota Bandung dan Cirebon Tak Pernah Urus Izin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.