Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahanan Polres Cilegon Tewas Dikeroyok 6 Napi di Sel, Begini Kronologinya

Kompas.com - 21/02/2022, 21:14 WIB
Rasyid Ridho,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

CILEGON, KOMPAS.com - Polisi menetapkan enam orang tersangka kasus tewasnya tahanan Polres Cilegon berinisial AA (21).

Tahanan narkoba itu tewas dikeroyok oleh sesama narapidana di Rutan Polres Cilegon karena masalah sepele.

Keenam orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial ASB, HY, M, JP, FA dan DA. Semuanya merupakan tahanan Polres Cilegon.

Baca juga: Polisi Pastikan Tahanan Narkoba Polres Cilegon Tewas karena Dianiaya

"Menentapkan enam tersangka atas peristiwa meninggalnya tahanannya berinisal AA," kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada wartawan saat rilis kasus pada Senin (21/2/2022).

Sigit mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa meninggalnya AA bermula saat korban baru masuk ruang tahanan atau sel.

Saat AA masuk ke sel, salah satu pelaku berinisial ASB mengajukan pertanyaan ke korban.

Namun AA menjawab pertanyaan ASB itu dengan nada tinggi atau ketus.

Merasa tersinggung, kata Sigit, ASB yang dianggap dituakan oleh tahanan lainnya kemudian memukul korban untuk memberi pelajaran dan terjadilah perkelahian.

"Kemudian lima tersangka lainnya saat melihat ASB memukul kemudian terprovokasi secara bersama sama melakukan kekerasan kepada AA," ujar Sigit.

Alhasil, korban tidak sadarkan diri setelah dikeroyok oleh enam orang sesama tahanan.

Petugas jaga kemudian membawa korban ke RSKM Cilegon untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tidak tertolong dengan luka memar dan lebam disekujur tubuhnya.

Keenam tersangka dijerat pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP bahwa setiap pelaku yang melakukan perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan hingga menyebabkan matinya orang, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Baca juga: Tahanan Narkoba Tewas, Polres Cilegon Segera Tetapkan Tersangka

Diketahui, AA yang baru ditahan 3,5 jam ditemukan petugas jaga dalam kondisi tak sadarkan diri di ruang tahanan Polres Cilegon pada Selasa (15/2/2022) malam.

Petugas kemudian membawa AA ke RSKM Cilegon untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, sesampainya di RSKM Cilegon, nyawa tahanan tersebut tidak tertolong.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hendi Akan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacagub Jateng ke PDI-P Siang Ini

Hendi Akan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacagub Jateng ke PDI-P Siang Ini

Regional
PKB Targetkan Menang Pilkada Kabupaten Semarang, PKS Masih Jajaki Koalisi

PKB Targetkan Menang Pilkada Kabupaten Semarang, PKS Masih Jajaki Koalisi

Regional
Diduga Jadi Ajang Narkoba, Pentas Musik Koplo Tengah Malam Dilarang

Diduga Jadi Ajang Narkoba, Pentas Musik Koplo Tengah Malam Dilarang

Regional
UKT Batal Naik, Unsoed Hitung Ulang Pembayaran Mahasiswa Baru

UKT Batal Naik, Unsoed Hitung Ulang Pembayaran Mahasiswa Baru

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Pensiunan PTPN V Ditemukan Tewas Berdarah di Rumahnya di Pekanbaru

Pensiunan PTPN V Ditemukan Tewas Berdarah di Rumahnya di Pekanbaru

Regional
Baru Seminggu Bekerja, Pegawai Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinan gara-gara Utang Rp 500.000

Baru Seminggu Bekerja, Pegawai Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinan gara-gara Utang Rp 500.000

Regional
6 Orang Daftar Bakal Calon Rektor UNS Solo, Salah Satunya dari Kemenko PMK

6 Orang Daftar Bakal Calon Rektor UNS Solo, Salah Satunya dari Kemenko PMK

Regional
Mendagri Sebut Ada 3 Wilayah di Papua Terlambat Salurkan Dana Hibah Pilkada

Mendagri Sebut Ada 3 Wilayah di Papua Terlambat Salurkan Dana Hibah Pilkada

Regional
Bos Koperasi di Lombok Bunuh Pegawai yang Baru Seminggu Kerja gara-gara Utang Rp 500.000

Bos Koperasi di Lombok Bunuh Pegawai yang Baru Seminggu Kerja gara-gara Utang Rp 500.000

Regional
Zulkieflimansyah Tanggapi Kandasnya Duet Jilid II dengan Rohmi dalam Pilkada NTB

Zulkieflimansyah Tanggapi Kandasnya Duet Jilid II dengan Rohmi dalam Pilkada NTB

Regional
Setelah PDI-P, PKS Bertemu Golkar untuk Bahas Pilkada Solo

Setelah PDI-P, PKS Bertemu Golkar untuk Bahas Pilkada Solo

Regional
Terlibat Kasus Korupsi Tanah, Pensiunan ASN di Kupang Jadi Tersangka

Terlibat Kasus Korupsi Tanah, Pensiunan ASN di Kupang Jadi Tersangka

Regional
Biaya Perakitan Rumah Apung Dikeluhkan Mahal, Bupati Demak Bakal Tambah Anggaran

Biaya Perakitan Rumah Apung Dikeluhkan Mahal, Bupati Demak Bakal Tambah Anggaran

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com