Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Terlibat Penipuan Berkedok Arisan Online, Istri Polisi Ditangkap

Kompas.com - 21/02/2022, 17:17 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Seorang perempuan muda di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial RA ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin setelah menjadi bandar arisan online bodong.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Sabana Atmojo mengatakan, RA ditangkap setelah adanya warga yang melapor telah menjadi korban penipuan arisan online yang dilakukan RA.

RA merupakan istri dari anggota Polri yang suaminya bertugas di Polresta Banjarmasin.

"Telah kami amankan sejak Minggu malam dan sudah kita lakukan penahanan. Dia istri anggota polisi. Ada laporan kemudian langsung kami lakukan penyelidikan," ujar Kombes Sabana Atmojo kepada wartawan, Senin (21/2/2022).

Baca juga: Satpol PP Babel Sulit Amankan Daerah karena Jumlah Pulau Lebih Banyak dari Personel

Setelah serangkaian penyelidikan, status RA kata Sabana langsung ditetapkan sebagai tersangka.

"Unsur-unsur pidana dan alat alat bukti terpenuhi sehingga kami naikkan kasusnya ke tahap penyidikan," jelasnya.

Sabana mengungkapkan, korban arisan online bodong yang dilakukan RA diperkirakan berjumlah ratusan orang dengan nilai kerugian mencapai dua miliar lebih.

Cara kerja pelaku ungkap Sabana yaitu, calon korbannya diimingi slot melalui aplikasi online.

Baca juga: Tersangka Kasus Arisan Online di Karawang Mengaku Tilap Uang Setoran Korbannya untuk Jalan-jalan

Setelah itu, korban yang tergiur kemudian menyetor sejumlah uang.

Namun hingga waktu yang ditentukan, uang korban tidak kembali sama sekali.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Duel Maut Residivis di Temanggung, Polisi Kembali Tetapkan Tersangka

Kasus Duel Maut Residivis di Temanggung, Polisi Kembali Tetapkan Tersangka

Regional
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik 3 Aktivis Lingkungan Karimunjawa Dihentikan

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik 3 Aktivis Lingkungan Karimunjawa Dihentikan

Regional
Wacana Kapolda Jateng Maju di Pilkada, Golkar: Tergantung Atasannya

Wacana Kapolda Jateng Maju di Pilkada, Golkar: Tergantung Atasannya

Regional
Terjerat Sabu 70 Kg,  Anggota DPRD PKS Terpilih di Aceh Tamiang Dipecat

Terjerat Sabu 70 Kg, Anggota DPRD PKS Terpilih di Aceh Tamiang Dipecat

Regional
Raih Digital Government Award 2024, SPBE Kota Malang Masuk 10 Terbaik Nasional

Raih Digital Government Award 2024, SPBE Kota Malang Masuk 10 Terbaik Nasional

Regional
Mahasiswi Pakai Struk QRIS Palsu untuk Bayar Jajan di Alun-alun Purwokerto

Mahasiswi Pakai Struk QRIS Palsu untuk Bayar Jajan di Alun-alun Purwokerto

Regional
Pria di Musi Rawas Nyaris Tewas Ditikam Selingkuhan Istri

Pria di Musi Rawas Nyaris Tewas Ditikam Selingkuhan Istri

Regional
Alami Penurunan Kesadaran, 3 Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di RS Amri Tambunan Deli Serdang

Alami Penurunan Kesadaran, 3 Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di RS Amri Tambunan Deli Serdang

Regional
Berkunjung ke Demak, Sudaryono Mengaku Diutus Prabowo Maju Pilkada Jateng

Berkunjung ke Demak, Sudaryono Mengaku Diutus Prabowo Maju Pilkada Jateng

Regional
Hilang 4 Hari, Korban Terseret Ombak Pantai Purworejo Terdampar di Kebumen

Hilang 4 Hari, Korban Terseret Ombak Pantai Purworejo Terdampar di Kebumen

Regional
Santer Disandingkan dengan Gus Yusuf di Pilkada Jateng, Sudaryono: Itu Aspirasi Kader

Santer Disandingkan dengan Gus Yusuf di Pilkada Jateng, Sudaryono: Itu Aspirasi Kader

Regional
PKS Ungkap 14 Nama Kandidat di Pilkada Solo 2024, Siapa Saja Mereka?

PKS Ungkap 14 Nama Kandidat di Pilkada Solo 2024, Siapa Saja Mereka?

Regional
Basarnas Temukan 2 Jasad Korban Longsor di Arfak Papua Barat

Basarnas Temukan 2 Jasad Korban Longsor di Arfak Papua Barat

Regional
Gibran Diundang Diskusi di UIN Walisongo Semarang, Muncul Spanduk Penolakan

Gibran Diundang Diskusi di UIN Walisongo Semarang, Muncul Spanduk Penolakan

Regional
Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Anak di Sukoharjo, Ayah Korban: Keji Sekali, Kejam

Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Anak di Sukoharjo, Ayah Korban: Keji Sekali, Kejam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com