Jual Alat Ini ke Berbagai Negara, Pria Asal Kalimantan Ditangkap Polisi Bekerja Sama dengan FBI dan Interpol

Kompas.com - 21/02/2022, 12:04 WIB

KOMPAS.com - RNS (21), seorang pria asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ditangkap  Bareskrim Polri bekerja sama dengan FBI dan Interpol di Banjarbaru.

Penangkapan tersebut karena pria itu menjual hacking tools, alat yang digunakan untuk meretas akun-akun pengguna aplikasi startup internasional.

Baca juga: Penusuk Kiai di Banyuwangi Ternyata Orang yang Ditolong Korban, Diberi Makan, Penginapan, dan Diajari Shalat

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri mengatakan, praktik penjualan alat peretas itu dilakukan oleh pelaku melalui website yang bertransaksi menggunakan alat pembayaran bitcoin.

Baca juga: Sempat Menghilang Saat Istrinya Tewas, Suami di Bogor Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, kerugian yang ditimbulkan akibat kejahatan ini ditaksir mencapai Rp 31 miliar.

"Alat peretasan ini telah menyasar lebih dari 70.000 akun yang tersebar di 43 negara. Beberapa di antaranya Thailand, Hongkong, Jepang, Perancis, USA, dan Inggris," ujar Asep, kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Curi data pribadi 

Praktik penjualan alat peretas senilai Rp 900.000 per paket ini dilakukan oleh pelaku melalui website 16*** dan bertransaksi menggunakan bitcoin.

Script yang dibuat oleh pelaku memiliki fitur agar tidak terdeteksi oleh anti phising perambah seperti Google, anti bot, serta dilengkapi lebih dari delapan bahasa di dunia yang dapat ditampilkan secara otomatis berdasarkan geolocation para korban.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pejalan Kaki di Bitung Tewas Terlindas Truk Kontainer, Sopir Awalnya Tak Tahu

Pejalan Kaki di Bitung Tewas Terlindas Truk Kontainer, Sopir Awalnya Tak Tahu

Regional
Pandawa Water World Solo: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pandawa Water World Solo: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kaltim 'Blackout', Sinyal HP Menghilang

Kaltim "Blackout", Sinyal HP Menghilang

Regional
Banyak Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Kata Kapolda Maluku

Banyak Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Kata Kapolda Maluku

Regional
Pertama Kali, Burung Kerak Perut-pucat Ditemukan di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Kerak Perut-pucat Ditemukan di Danau Limboto

Regional
Proyek Gagal, Perbaikan Jalan di Selatan Bandung Barat Meleset dari Target

Proyek Gagal, Perbaikan Jalan di Selatan Bandung Barat Meleset dari Target

Regional
Pedagang Salatiga Jualan di Jalan Milik Kios, Dinas Perdagangan: Jika Membandel, Izin Akan Dicabut

Pedagang Salatiga Jualan di Jalan Milik Kios, Dinas Perdagangan: Jika Membandel, Izin Akan Dicabut

Regional
6 Fakta Gunung Arjuno, Lokasi Hilangnya Pelari Asal Jakarta

6 Fakta Gunung Arjuno, Lokasi Hilangnya Pelari Asal Jakarta

Regional
4 Tersangka Pembacokan Anggota Brimob di Dompu Segera Dilimpahkan ke Jaksa

4 Tersangka Pembacokan Anggota Brimob di Dompu Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Regional
Jokowi ke Semarang, Ribuan Warga Saling Dorong demi Dapat Sembako dan Kaos

Jokowi ke Semarang, Ribuan Warga Saling Dorong demi Dapat Sembako dan Kaos

Regional
Kuliah Umum Erick Thohir di Unsoed Diwarnai Aksi Protes Mahasiswa soal MyPertamina

Kuliah Umum Erick Thohir di Unsoed Diwarnai Aksi Protes Mahasiswa soal MyPertamina

Regional
Ricuh akibat Pemilihan Kepala Kampung di Kantor Bupati Paniai, 1 Warga Tewas Tertembak

Ricuh akibat Pemilihan Kepala Kampung di Kantor Bupati Paniai, 1 Warga Tewas Tertembak

Regional
Hujan Deras Guyur Kota Ambon, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Kendaraan

Hujan Deras Guyur Kota Ambon, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Kendaraan

Regional
SUTT 150 KV di Bukit Asam Rusak karena Cuaca Buruk, Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam

SUTT 150 KV di Bukit Asam Rusak karena Cuaca Buruk, Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam

Regional
Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Fakfak 2020, 5 Saksi Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Fakfak 2020, 5 Saksi Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.