Kisah Haru di Balik Tangis Bocah 4 Tahun di Depan Gudang Pupuk di Riau

Kompas.com - 20/02/2022, 18:12 WIB

KOMPAS.com - Seorang bocah berusia 4 tahun menangis keras di depan gudang pupuk di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu (19/2/2022),

Ternyata, kedua orangtua bocah itu ditemukan tewas tertimbun karung pupuk di dalam gudang.

Baca juga: Sisi Lain Kasus Mahasiswi Aborsi dan Buang Jasad Bayi di Teras Masjid Bantul

"Kedua korban diduga tertimpa karung berisi pupuk saat bekerja di gudang pupuk. Keduanya ditemukan tertimbun karung pupuk," kata Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Rohul Aipda Mardiono Pasda, Sabtu (19/2/2022).

Seperti diketahui, kedua korban adalah Azmul dan Fitri. Mereka berdua bekerja sebagai penjaga gudang tersebut.

Baca juga: Sosok Suami Istri di Balik Penemu Tujuh Motif Kriookng di Kaltim

Kronologi

Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jasad pasutri yang tewas ditimpa karung pupuk di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sabtu (19/2/2022).Dok. Polres Rohul Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jasad pasutri yang tewas ditimpa karung pupuk di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sabtu (19/2/2022).

Mardiono menjelaskan, kasus itu berawal saat warga mendengar suara tangisan bocah yang bernama Arfa itu sekitar pukul 07.00 WIB.

Warga lalu menghubungi Zainurdin, pemilik gudang pupuk dan mengatakan bahwa anak dari penjaga gudang menangis di luar gudang.

Setelah mendengar laporan warga, Zainurdin segera menuju ke gudang dan mencari kedua korban.

"Pelapor (Zainurdin) mencoba mencari Azmul dan Fitri ke sekitar gudang dan juga Pasar Baru, namun tidak jumpa," kata Mardiono.

Lalu sekitar 11.30 WIB, Zainurdin kembali masuk ke dalam gudang bersama temannya, Tarik, Iyan, Abdi dan Carles.

Di saat itu saksi melihat ada tangan yang tertimbun pupuk dan mereka yakin itu adalah korban.

Kemudian, Zainurdin langsung pergi melaporkan hal tersebut ke Polsek Ujung Batu.

Baca juga: Suami Istri di Riau Tewas Tertimbun Karung Pupuk, Anak Balitanya Menangis di Depan Gudang

 

Posisi korban

Anggota kepolisian segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Menurutnya, korban Azmul ditemukan dalam posisi berdiri dengan badan membungkuk, kepalanya berada di bawah dan seluruh tubuh tertimbun pupuk.
Lalu, istrinya Fitri ditemukan dalam terduduk kedua kaki lurus ke depan, badan dan kepala membungkuk ke bawah, tangan kiri mengarah keatas, dan seluruh tubuh tertimbun pupuk.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan visum.

"Adapun barang bukti yang ditemukan, 3 unit handphone, 1 kalkulator, 1 obeng, 1 buah helm, 1 buah dompet, dan 1 bungkus rokok," pungkas Mardiono.

(Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Pythag Kurniati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Regional
Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Regional
Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Regional
Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Regional
Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Regional
Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Regional
Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Regional
Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan, Rektor Untirta Beri Peringatan Keras

Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan, Rektor Untirta Beri Peringatan Keras

Regional
Gedung KPU Tana Tidung Terbakar, Data Musnah, Prediksi Kerugian Rp 2 Miliar

Gedung KPU Tana Tidung Terbakar, Data Musnah, Prediksi Kerugian Rp 2 Miliar

Regional
Saat Banjir di Tengah Musim Panas

Saat Banjir di Tengah Musim Panas

Regional
Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan dan Muntah, BEM Untirta Minta Maaf

Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan dan Muntah, BEM Untirta Minta Maaf

Regional
Jokowi Hadiri Penanaman Kelapa Genjah di Boyolali, Singgung Dunia Sedang Dilanda Krisis Pangan

Jokowi Hadiri Penanaman Kelapa Genjah di Boyolali, Singgung Dunia Sedang Dilanda Krisis Pangan

Regional
Pengakuan Mahasiswa Baru Untirta Dijemur hingga Pingsan oleh Seniornya Viral, Diselidiki Rektorat

Pengakuan Mahasiswa Baru Untirta Dijemur hingga Pingsan oleh Seniornya Viral, Diselidiki Rektorat

Regional
Ayah Brigadir J: Saya Hampir Menyerah...

Ayah Brigadir J: Saya Hampir Menyerah...

Regional
Keluarga Bharada E Minta Maaf, Ayah Brigadir J: Sebagai Umat Manusia Beragama Diajarkan Memaafkan

Keluarga Bharada E Minta Maaf, Ayah Brigadir J: Sebagai Umat Manusia Beragama Diajarkan Memaafkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.