Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kades di Demak Dilaporkan ke Polisi, Minta Uang Rp 470 Juta Agar Korban Lolos Jadi Sekdes, Ini Kronologinya

Kompas.com - 19/02/2022, 09:07 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - M, seorang kepala desa di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak dilaporkan ke Polda Jawa Tengah karena kasus penipuan

Oknum kades tersebut dilaporkan meminta uang Rp 470 juta kepada korban agar diterima menjadi perangkat desa yakni di posisi sekretaris desa.

Sarmun, orangtua korban menuturkan pada tahun 2021, M menjanjikan anaknya yang bernama Wulandari menjadi sekertaris desa dengan syarat membayar uang Rp 470 juta.

Namun setelah setahun berlalu, sang anak tak jadi perangkat desa dan uang yang disetorkan juga tak dikembalikan.

Baca juga: Kades di Sintang Kalbar Ditangkap Berjudi, Polisi Amankan Uang Tunai Rp 700.000

Menurut Sarmun, kades tersebut tiga kali mengambil uang tunai Rp 150 juta langsung di rumahnya di Desa Gaji, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan dalam kurun waktu satu bulan pada Oktober 2021.

Bulan November 2021 ia dua kali mentransfer ke rekening kades tersebut dengan nominal Rp 10 Juta.

"Dia (Kades) telah janji akan mengembalikan uang hingga bulan Januari 2022. Namun pada kenyataan hingga saat ini belum dikembalikan dan tidak ada komunikasi akhirnya saya melaporkan ke Polda Jateng," jelas dia, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Diduga Gelapkan Anggaran 5 Proyek, Kades di Magetan Jadi Tersangka, Ini Modusnya

Korban menunjukkan kuitansi bermaterai dengan keterangan DP Penerimaan Perangkat Desa (Sekdes) tahun 2021 yang ditandatangi Kades saat mengambil uang.

Selain itu korban juga menunjukkan bukti transfer uang saat mengirim ke rekening kades tersebut.

Sarmun kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Tengah. Saat itu oknum kades masih berjanji mengembalikan uang hingga 15 Februari 2022. Lagi-lagi kades tersebut tak menepati janjinya.

"Akhirnya saya melanjutkan laporan itu ke aporan polisi hingga sekarang," tutur dia.

Baca juga: Korupsi Dana Desa, Kades di Seram Timur Divonis 4 Tahun Penjara

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Miss Universe 2022 R'Bonney Nola Gabriel Kunjungi Desa Sade Lombok

Miss Universe 2022 R'Bonney Nola Gabriel Kunjungi Desa Sade Lombok

Regional
Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Paling Aktif di Indonesia, Erupsi Hampir Setiap Tahun

Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Paling Aktif di Indonesia, Erupsi Hampir Setiap Tahun

Regional
Aksi Sodomi Pria ke Bocah Laki-laki, Pancing Korban Datang ke Rental PS hingga Diimingi Top Up Game Online

Aksi Sodomi Pria ke Bocah Laki-laki, Pancing Korban Datang ke Rental PS hingga Diimingi Top Up Game Online

Regional
Harap-harap Cemas Nasib Erma, Buruh Apparel Grobogan sejak Videonya Protes Bos India Viral

Harap-harap Cemas Nasib Erma, Buruh Apparel Grobogan sejak Videonya Protes Bos India Viral

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan 4 Kapal Kayu Rp 3,9 M di Bima, Polisi Periksa 30 Saksi

Dugaan Korupsi Pengadaan 4 Kapal Kayu Rp 3,9 M di Bima, Polisi Periksa 30 Saksi

Regional
Bupati Kendal Ungkap Kecocokan Saat Dipasangkan dengan Gibran jika Maju Pilgub Jateng

Bupati Kendal Ungkap Kecocokan Saat Dipasangkan dengan Gibran jika Maju Pilgub Jateng

Regional
Saat Mahasiswa dari Norwegia dan Swedia Memainkan Gendang Belek di Lombok Tengah...

Saat Mahasiswa dari Norwegia dan Swedia Memainkan Gendang Belek di Lombok Tengah...

Regional
Minyakita di Kendal Langka, Disinyalir Ada Beberapa Pedagang Besar Menimbun

Minyakita di Kendal Langka, Disinyalir Ada Beberapa Pedagang Besar Menimbun

Regional
Kesal Sering Dirundung, Siswa SMK di Palembang Tusuk Teman Sekelas hingga Tewas

Kesal Sering Dirundung, Siswa SMK di Palembang Tusuk Teman Sekelas hingga Tewas

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Batang Beha dan Nanitu Kinali

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Batang Beha dan Nanitu Kinali

Regional
Fakta Fortuner Tabrak Pemotor, dari Sopir Ternyata Menantu Kasat Samapta hingga Pelat Polri Palsu

Fakta Fortuner Tabrak Pemotor, dari Sopir Ternyata Menantu Kasat Samapta hingga Pelat Polri Palsu

Regional
Ditemukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Parit Kompleks Kampus Unsoed

Ditemukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Parit Kompleks Kampus Unsoed

Regional
Status Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Naik Jadi Siaga

Status Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Naik Jadi Siaga

Regional
Kondisi Bayi yang Dibuang Pelajar SMP ke Jurang, Masih Hidup Terbungkus Kresek hingga Dirawat di Rumah Sakit

Kondisi Bayi yang Dibuang Pelajar SMP ke Jurang, Masih Hidup Terbungkus Kresek hingga Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Runtuhnya Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Runtuhnya Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.