Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Padang Terapkan PPKM Level 3 Sampai 28 Februari 2022, Ini Alasannya

Kompas.com - 17/02/2022, 17:50 WIB
Rahmadhani,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Kota Padang Sumatera Barat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 hingga Senin, 28 Februari 2022.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang Melinda Wilma mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat PPKM di Kota Padang naik dari level 2 ke level 3.

"Pertama adalah adanya peningkatan kasus Covid-19 dan yang kedua adalah capaian vaksinasi tahap kedua untuk orang dewasa masih di bawah 60 persen," kata Melinda dihubungi melalui telepon, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: 28 Tempat Usaha di Jakpus Langgar Aturan PPKM Level 3, Kebanyakan Tak Gunakan PeduliLindungi

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang pada Kamis (17/2/2022) jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang sebanyak 2.437 kasus. Sudah sembuh sebanyak 493 orang dan meninggal 1 orang.

Pada tanggal 15 Februari dan 16 Februari paling banyak kasus positif Covid-19 yaitu 365 orang dan 399 orang.

Sementara itu untuk kasus aktif yaitu sebanyak 1.943 kasus dengan rincian 56 orang bergejala dan semuanya dirawat. Sedangkan yang tanpa gejala yaitu sebanyak 1.887orang dan menjalani isolasi mandiri.

"Iya betul jumlah dua ribu kasus lebih itu berdasarkan akumulasi sejak bulan Januari 2022 ini sampai dengan sekarang," ujar Melinda.

Sebelumnya diberitakan Kota Padang Sumatera Barat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 selama dua minggu kedepan.

"Keputusan status PPKM level 3 berdasarkan Inmendagri yang disampaikan tadi pagi," ujar Kepala BPBD Kota Padang Barlius kepada sejumlah media, Selasa (15/2/2022) kepada sejumlah media.

Menurut Barlius dengan penerapan PPKM level 3, maka pembelajaran tatap muka di Kota Padang hanya 50 persen.

"Pembelajaran tatap muka di sekolah masih boleh dilakukan, namun hanya boleh diikuti 50 persen siswa dari kapasitas kelas," katanya.

Baca juga: Selama 2022, Positif Covid-19 di Padang Lebih dari 2.000 Kasus

Selain itu kata Barlius, kegiatan-kegiatan rapat yang menghadirkan banyak orang ditiadakan.

"Untuk pertandingan olahraga bisa digelar, namun tanpa penonton," katanya.

Barlius mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan supaya tidak terpapar virus corona.

"Pesta pernikahan masih bisa dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan prokes ketat. selain itu kafe juga boleh buka namun 50 persen juga," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Regional
Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Regional
Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Regional
Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Regional
Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Regional
Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Regional
Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Regional
Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Regional
Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan 'Debt Collector' di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan "Debt Collector" di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Regional
Polda Banten Klaim Sudah Blokir 578 Situs Judi 'Online', Server Ada di Luar Negeri

Polda Banten Klaim Sudah Blokir 578 Situs Judi "Online", Server Ada di Luar Negeri

Regional
Buruh Asal Magelang Ditangkap Polisi Hendak Mencuri di Toko Kelontong, Tak Punya Uang Belikan Sepatu Anaknya

Buruh Asal Magelang Ditangkap Polisi Hendak Mencuri di Toko Kelontong, Tak Punya Uang Belikan Sepatu Anaknya

Regional
Kronologi Remaja di Batam Aniaya Ibu Pakai Pisau, Mengaku Dapat Bisikan Gaib

Kronologi Remaja di Batam Aniaya Ibu Pakai Pisau, Mengaku Dapat Bisikan Gaib

Regional
Dendam Adik Diperkosa dan Dibunuh 6 Tahun Silam, Seorang Pemuda Bakar Rumah Pelaku

Dendam Adik Diperkosa dan Dibunuh 6 Tahun Silam, Seorang Pemuda Bakar Rumah Pelaku

Regional
2 Tahun Endorse Situs Judi Online, Selebgram di Banten Raup 41 Juta

2 Tahun Endorse Situs Judi Online, Selebgram di Banten Raup 41 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com