Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Terima Hendak Diceraikan, Seorang Pria di Malaka Tikam Istrinya

Kompas.com - 17/02/2022, 09:52 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - LAS (56) Warga Desa Manulea, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menikam istrinya ML (54), menggunakan sebilah pisau.

Akibatnya, ML harus dilarikan ke rumah sakit setempat, sedangkan LAS langsung dibekuk aparat kepolisian setempat.

"Kasus penikaman itu terjadi pada Rabu (16/2/2022) pukul 09.30 Wita," ujar Kasat Reskrim Polres Malaka Iptu Jamari, kepada Kompas.com, Kamis (17/2/2022) pagi.

Baca juga: Kubur Seekor Buaya Mati, Warga di Malaka NTT Gelar Ritual Adat

Kronologi

Motif penganiayaan itu, kata Jamari, karena LAS kesal akan diceraikan istrinya ML.

Jamari menuturkan, kejadian itu bermula ketika LAS menunggu istrinya di jalan raya Kampung Fatukro, Desa Manulea.

ML diketahui setiap hari Rabu selalu berbelanja di Pasar Kaputu, ibu kota Kecamatan Sasitamean.

Pada saat mobil pikap yang ditumpangi ML melintas, LAS berusaha menghentikannya, tetapi mobil tersebut melaju.

Baca juga: Sejarah Kerajaan Malaka: Letak, Pendiri, Puncak Kejayaan, dan Penyebab Runtuh

Namun, karena kondisi jalan raya yang rusak, sehingga mobil berjalan pelan.

LAS lalu mengejar dari arah kanan mobil dan menikam ML mengenai lengan kanan hingga robek dan mengeluarkan darah banyak.

Usai menikam ML, LAS kemudian melarikan diri. Sopir pikap Yanuarius Un yang melihat ML terluka parah, kemudian membawanya ke Puskesmas Kaputu.

Baca juga: Terus Bertambah, Tercatat 1.197 Kasus DBD di NTT, 9 di Antaranya Meninggal

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Regional
Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Regional
Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Regional
PVMBG Sebut Bom Vulkanik Gunung Ruang Sulut Ancam Pulau Terdekat

PVMBG Sebut Bom Vulkanik Gunung Ruang Sulut Ancam Pulau Terdekat

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Banjir di Lebong Bengkulu, 2.712 Masyarakat Mengungsi

Banjir di Lebong Bengkulu, 2.712 Masyarakat Mengungsi

Regional
Menantu Wanita Otaki Begal Mertua di Kendari, ND: Saya Dendam, Tidak Pernah Dianggap Keluarga

Menantu Wanita Otaki Begal Mertua di Kendari, ND: Saya Dendam, Tidak Pernah Dianggap Keluarga

Regional
Pensiunan PLN Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Ende

Pensiunan PLN Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Ende

Regional
Gunung Ruang Erupsi, BMKG Imbau Waspada Potensi Tsunami

Gunung Ruang Erupsi, BMKG Imbau Waspada Potensi Tsunami

Regional
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Banten Menurun, Korban Jiwa 7 Orang

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Banten Menurun, Korban Jiwa 7 Orang

Regional
Tinggi Kolom Erupsi Eksplosif Gunung Ruang Sulut Capai 3.000 Meter

Tinggi Kolom Erupsi Eksplosif Gunung Ruang Sulut Capai 3.000 Meter

Regional
Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Regional
Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Regional
2,1 Juta Kendaraan Pribadi Keluar Masuk Jateng Selama Lebaran 2024

2,1 Juta Kendaraan Pribadi Keluar Masuk Jateng Selama Lebaran 2024

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com