Kompas.com - 16/02/2022, 17:16 WIB

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Jajaran Polres Lombok Barat menangkap AN (35) dan SU (35) terkait pencurian mobil pikap di wilayah Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keduanya ditangkap oleh tim Puma Satreskrim Polres Lombok Barat.

AN yang merupakan warga Pujut, Lombok Tengah, bertindak sebagai pencuri. Sedangkan SU bertindak sebagai penadah dari barang curian itu.

“Mengamankan dua laki-laki, masing-masing berinisial AN (35) dan SU (35), diduga melakukan pencurian satu unit mobil pikap dan selaku penadahnya,” ungkap Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta dalam keterangan pers, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Cerita Putri Mandalika dari Kerajaan Lombok dan Tradisi Bau Nyale

Kadek menerangkan, pencurian tersebut terjadi di kantor PLN Sekotong pada Senin (14/2/2022) sekitar pukul 05.00 Wita. Saat itu, pelaku AN bersama satu pelaku lain yang masih DPO melihat mobil terparkir di halaman kantor PLN Sekotong. Saat itu juga, timbul niat untuk mencuri.

“Kemudian AN dan temannya (DPO) ini, turun menuju mobil yang menjadi target incaran mereka dan mengeluarkan kunci T dari tasnya. Dan rekannya ini berhasil menghidupkan mobil Suzuki Carry tersebut," kata Kadek.

Baca juga: Jasad Bayi Dalam Kardus di Lombok Barat, Ada Tulisan Minta Tolong Dikubur

Setelah berhasil dihidupkan, mobil tersebut kemudian dibawa kabur ke tempat penadah itu berada, yakni di Lombok Timur.

Mobil tersebut rencananya akan dibayar seharga Rp 15 juta oleh penadahnya.

Untuk mengelabui petugas kepolisian dan korban, SU selaku penadah merubah tampilan mobil tersebut. Seperti mencopot audio serta membuka keranjang besi yang berada di belakang mobil.

Selain itu, SU mengganti pelat nomor kendaraan dan membeli sebuah pilok untuk mengecat ulang pelek ban mobil. SU juga membeli stiker berwarna kuning dan menempelkannya di kaca depan dengan harapan tidak dapat dikenali oleh pemiliknya.

Atas perbuatanya, para pelaku disangka dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faktor Penyebab Hanya Satu Siswa Pendaftar di SD Negeri Sruwen 01 Semarang

Faktor Penyebab Hanya Satu Siswa Pendaftar di SD Negeri Sruwen 01 Semarang

Regional
Kenapa Suhu di Bandung Sangat Dingin pada Pagi Hari namun Panas pada Siang Hari?

Kenapa Suhu di Bandung Sangat Dingin pada Pagi Hari namun Panas pada Siang Hari?

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 21 Kali dalam Kurun Waktu 12 Jam

Gunung Ile Lewotolok Meletus 21 Kali dalam Kurun Waktu 12 Jam

Regional
Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Curah di Kota Bandung Mulai Turun, Rp 14.500 per Liter

Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Curah di Kota Bandung Mulai Turun, Rp 14.500 per Liter

Regional
Hanya Dapat Satu Siswa, Masa Pendaftaran di SD Negeri Sruwen 01 Semarang Diperpanjang

Hanya Dapat Satu Siswa, Masa Pendaftaran di SD Negeri Sruwen 01 Semarang Diperpanjang

Regional
Kisah Afif, Tekuni Hobi Bersepeda hingga Jadi Atlet Cilik Berprestasi

Kisah Afif, Tekuni Hobi Bersepeda hingga Jadi Atlet Cilik Berprestasi

Regional
3 Orang Ditahan terkait Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT

3 Orang Ditahan terkait Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT

Regional
Mobil Berpenumpang 4 Wisatawan Asing Kecelakaan di Manggarai Barat

Mobil Berpenumpang 4 Wisatawan Asing Kecelakaan di Manggarai Barat

Regional
Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan, Pangkostrad Jadi Inspektur Upacara

Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan, Pangkostrad Jadi Inspektur Upacara

Regional
Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Regional
Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Regional
Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Regional
2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Regional
Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Regional
Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.