Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Omicron, Wali Kota Ambon Minta Warga Segera Vaksin Booster

Kompas.com - 15/02/2022, 19:18 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

AMBON,KOMPAS.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengimbau warganya yang sudah menerima vaksin dosis kedua untuk segera mengikuti vaksinasi booster.

Menurut Richard, vaksinasi booster penting dilakukan warga untuk mencegah penyebaran varian Omricon yang saat ini sudah masuk di Kota Ambon.

“Kepada warga yang telah vaksin dosis kedua agar segera booster karena fakta membuktikan rata-rata yang sudah booster itu dia meningkatkan kualitas imunnya juga mencegah penyebaran Omicron,” kata Richard kepada wartawan di Ambon, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Wali Kota Ambon Sebut Mayoritas Warga Terpapar Covid-19 Belum Divaksin

Richard mengungkapkan, Pemerintah Kota Ambon telah berpengalaman menangani Covid-19, terlebih saat kasus aktif mencapai 8.000. 

Saat itu kata Richard, semua elemen masyarakat kota ikut memberikan dukungan penuh sehingga penanganan Covid-19 dapat dilakukan secara baik.

“Pengalaman penanganan Covid-19 di Ambon itu bukan barang baru bagi kita. Sekarang kita dorong supaya dukungan kerja sama dari masyarakat terus ada, jangan sampai masalah ini dibebankan seluruhnya kepada pemerintah,” katanya.

Dia menjelaskan, sesuai hasil penelitian para ahli, varian Omicron tidak terlalu berbahaya seperti varian Delta.

Meski begitu, Richard menuturkan, varian Omicron harus tetap diwaspadai karena penyebarannya yang sangat masif dan cepat.

“Omicron ini penyebarannya sangat cepat, tapi memang tidak sama seperti Delta. Tapi namanya penyakit harus kita antisipasi karena kebanyakan yang ada itu tidak bergejala,” katanya.

Baca juga: Vaksin Merah Putih Diharapkan Jadi Booster dan Diakui WHO

Adapun data dari Satgas Covid-19 Kota Ambon hingga saat ini tercatat ada sebanyak 1.837 pasien aktif di Kota Ambon yang terkonfirmasi positif corona.

Namun mayoritas pasien hanya menjalani isolasi mandiri karena tidak bergejala.

Pemerintah Kota Ambon juga telah membuka Asrama Haji Waiheru untuk dijadikan lokasi karantina pasien Covid-19.

“Kalau sampai dengan 10 hari tidak ada hal yang mengkawatirkan itu dianggap sembuh,” ujarnya.

Untuk diketahui saat ini vaksinasi dosisi pertama di Kota Ambon telah mencapai lebih dari 95 persen dan dosisi kedua telah mencapai di atas 60 persen. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Pria di Probolinggo Bunuh Tetangga karena Dituduh Mencuri Pisang Setandan

Kronologi Pria di Probolinggo Bunuh Tetangga karena Dituduh Mencuri Pisang Setandan

Regional
PPDB SMA dan SMK di Banten Dibuka 19 Juni 2024, Ini Jadwal, Syarat, dan Kuota

PPDB SMA dan SMK di Banten Dibuka 19 Juni 2024, Ini Jadwal, Syarat, dan Kuota

Regional
OJK Jateng Tangani Investasi Koperasi di Solo Janjikan Bunga Tinggi

OJK Jateng Tangani Investasi Koperasi di Solo Janjikan Bunga Tinggi

Regional
Incar 'Emak-emak' Pergi ke Pasar, Sindikat Begal Ditangkap Setelah Adu Tembak di Jalanan

Incar "Emak-emak" Pergi ke Pasar, Sindikat Begal Ditangkap Setelah Adu Tembak di Jalanan

Regional
Jadi yang Tercepat Saluran DAK Fisik dan Dana Desa, Pemkab HST Raih 2 Penghargaan dari DJPb Kalsel

Jadi yang Tercepat Saluran DAK Fisik dan Dana Desa, Pemkab HST Raih 2 Penghargaan dari DJPb Kalsel

Kilas Daerah
Cerita Teguh Prakosa Mencari Makam Eks Wali Kota Solo, Terakhir Ditemukan di Magelang

Cerita Teguh Prakosa Mencari Makam Eks Wali Kota Solo, Terakhir Ditemukan di Magelang

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter

Regional
Puluhan Orangtua dan Murid SDN 212 Kota Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa

Puluhan Orangtua dan Murid SDN 212 Kota Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa

Regional
Bus Rombongan Siswa SMK Purworejo Kecelakaan di Tol Semarang, 3 Orang Dilarikan ke RS

Bus Rombongan Siswa SMK Purworejo Kecelakaan di Tol Semarang, 3 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Kudus Dihukum Celupkan Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag: Ini Jelas Pelanggaran

Santri di Kudus Dihukum Celupkan Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag: Ini Jelas Pelanggaran

Regional
Bocah 8 Tahun di Nunukan Dicabuli Tetangganya, Awalnya Korban Numpang Main Ayunan

Bocah 8 Tahun di Nunukan Dicabuli Tetangganya, Awalnya Korban Numpang Main Ayunan

Regional
Mengenal Bripda Sherly, Polwan Banyumas yang Hafal Al Quran 30 Juz

Mengenal Bripda Sherly, Polwan Banyumas yang Hafal Al Quran 30 Juz

Regional
Pakai Dana Hibah UEA Rp 14,2 Miliar, Penataan Taman Makam Pahlawan Solo Proses Lelang

Pakai Dana Hibah UEA Rp 14,2 Miliar, Penataan Taman Makam Pahlawan Solo Proses Lelang

Regional
Warga Amerika Ditemukan Tewas di Perairan Mentawai Usai 'Surfing'

Warga Amerika Ditemukan Tewas di Perairan Mentawai Usai "Surfing"

Regional
PPP Tugaskan Eks Jenderal Bintang 3 Maju Pilkada Maluku

PPP Tugaskan Eks Jenderal Bintang 3 Maju Pilkada Maluku

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com