Ban yang Dilepas dari Leher Buaya di Palu Akan Dimuseumkan, Dimasukkan Kotak Kaca dan Dipajang di Mal

Kompas.com - 12/02/2022, 16:10 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid berencana memuseumkan ban milik Tili yang berhasil dilepasnya dari leher buaya.

Hal tersebut diungkapkan Hadianto setelah sesi makan siang bersama Tili di ruang kerjanya Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (10/2/2022) siang.

"Dan Insya Allah ban ini akan dimuseumkan," ungkap Hadianto Rasyid

Ban itu akan dimasukkan kedalam kotak kaca dan selanjutnya dipajang di Palu Plaza. Selain memuseumkan ban, rencananya Hadianto Rasyid juga membuat patung buaya.

Baca juga: Cerita di Balik Tili Berhasil Tangkap Buaya Berkalung Ban, Berenang di Sungai Palu Malam Hari dan Minum Airnya

"Kita akan buat nanti ketika selesai pembangunan revitalisasi Palu Plaza. Nanti kita juga akan buatkan di sana patung buaya berkalung ban, dan ban ini akan dipajang disana," beber Hadianto Rasyid.

Sebelumnya, diberitakan Tili, warga Jawa Tengah berhasil menangkap buaya berkalung ban.

Aksi penangkapan buaya berkalung ban tersebut menjadi tontonan warga sekitar hingga membuat macet jalanan.

Motif penangkapan yang dilakukan oleh Tili ialah semata-mata karena ia merasa kasihan dengan buaya itu.

"Saya memang mau menangkapnya karena kasihan. Buaya itu terlilit ban selama bertahun-tahun," ucap Tili.

Baca juga: Sebelum Buaya Berkalung Ban Ditangkap, Tili Minum Air Sungai Palu, Tujuannya untuk Ini

Tili (kanan) seorang penangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng, memelihara burung di rumahnya. 
Tribun Palu/Suta Tili (kanan) seorang penangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng, memelihara burung di rumahnya.
Ia memasang umpan dan mengikatnya dengan sebuah tali yang ujungnya diikat pada batang kayu besar di sekitar sungai.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Petak Umpet hingga Panjat Tembok, Narapidana Rutan Kelas 1 Solo Gagal Kabur

Sempat Petak Umpet hingga Panjat Tembok, Narapidana Rutan Kelas 1 Solo Gagal Kabur

Regional
Petugas Linmas di Solo Meninggal Saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Petugas Linmas di Solo Meninggal Saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Regional
Bangun GOR Mangkrak Tanpa Laporan Pertanggungjawaban, 3 Mantan Perangkat Desa di Nunukan Ditahan

Bangun GOR Mangkrak Tanpa Laporan Pertanggungjawaban, 3 Mantan Perangkat Desa di Nunukan Ditahan

Regional
Kader Partai Demokrat di Bandung Dibacok 2 Pria di Depan Rumahnya

Kader Partai Demokrat di Bandung Dibacok 2 Pria di Depan Rumahnya

Regional
Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam, Penumpang LRT Palembang Dievakuasi

Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Padam, Penumpang LRT Palembang Dievakuasi

Regional
De Tjolomadoe: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

De Tjolomadoe: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Antisipasi PMK, Hewan Kurban di Solo Diperiksa di Tempat Penjualan

Antisipasi PMK, Hewan Kurban di Solo Diperiksa di Tempat Penjualan

Regional
Terancam Punah, 49 Tukik Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai

Terancam Punah, 49 Tukik Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai

Regional
Kasus Penyelundupan 22 Motor Bodong ke Maluku Utara, Diduga Ada Polisi yang Terlibat

Kasus Penyelundupan 22 Motor Bodong ke Maluku Utara, Diduga Ada Polisi yang Terlibat

Regional
Pemkot Pontianak Gerebek dan Tutup Sebuah Tempat Judi Mesin

Pemkot Pontianak Gerebek dan Tutup Sebuah Tempat Judi Mesin

Regional
Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta, Pemprov NTT: untuk Biaya Konservasi hingga Pengamanan

Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta, Pemprov NTT: untuk Biaya Konservasi hingga Pengamanan

Regional
Tolak Tambang Pasir Besi, Ratusan Warga Seluma Bengkulu Sempat Ancam Tidur di Kantor Gubernur

Tolak Tambang Pasir Besi, Ratusan Warga Seluma Bengkulu Sempat Ancam Tidur di Kantor Gubernur

Regional
Kronologi Peserta Mantra Summer Challange Hilang di Gunung Arjuno, Tim SAR Temukan Tanda 'SOS'

Kronologi Peserta Mantra Summer Challange Hilang di Gunung Arjuno, Tim SAR Temukan Tanda "SOS"

Regional
Lagi, Orangtua Siswa di Manokwari Geruduk Sekolah karena Anaknya Tidak Lolos Seleksi

Lagi, Orangtua Siswa di Manokwari Geruduk Sekolah karena Anaknya Tidak Lolos Seleksi

Regional
4 Fakta Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Benarkah Itu Sosok Nyata Si Anak Durhaka?

4 Fakta Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Benarkah Itu Sosok Nyata Si Anak Durhaka?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.