Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Syariah Tahan Pemilik Rumah yang Diduga Tempat Prostitusi di Lhokseumawe

Kompas.com - 11/02/2022, 15:19 WIB
Masriadi ,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Tim penyidik polisi syariah (wilayatul hisbah) resmi menahan G (38) pemilik rumah yang dijadikan tempat prostitusi di Kompleks Perumahan Panggoi Indah, Kota Lhokseumawe, Jumat (11/2/2022).

Sebelumnya, warga Desa Meunasah Mesjid, Kota Lhokseumawe, menggerebek sebuah rumah yang secara administratif tercatat di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe pada Januari 2022 lalu.

Dalam penggerebekan itu, ditemukan dua pasangan yang baru selesai berhubungan intim dan seorang mucikari.

Baca juga: Prostitusi Online Bertarif Rp 300.000 di Denpasar Dibongkar, 2 PSK dan 1 Muncikari Ditangkap

“Pemilik rumah siap kita periksa tadi, langsung kita tahan. Dia kita duga kuat menyediakan lokasi prostitusi, tarifnya Rp 150.000 untuk sekali berhubungan intim. Tarif itu untuk biaya sewa kamar di rumah tersebut,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe, Zulkifli, per telepon.

Dia menyebutkan, dua pelaku mesum lainnya masih ditahan dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe untuk pemberkasan kasus dan seterusnya ke Mahkamah Syariah Lhokseumawe untuk persidangan.

“Dua pria ini pelaku yang 'jajan' dengan wanita ini. Dua wanita ini memang pekerja seks komersil dengan alasan butuh biaya untuk menghidupi anaknya,” sebutnya.

Baca juga: Polisi Syariah Ungkap Prostitusi Rumahan di Lhokseumawe, Pelaku Masih Remaja, Terancam Hukuman Cambuk

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, gerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Bukit Panggoi Indah Lhokseumawe, 31 Januari 2022 lalu.

Warga lalu menyerahkan mereka ke polisi syariah agar tidak dikeroyok massa pada malam penggrebekan itu. Mereka adalah tiga pria berinisial M (16), B (15) dan MU (16) warga Kabupaten Aceh Utara, sementara dua lainya wanita WR (15) dan S (16) asal Kabupaten Bireuen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi, BPBD: Ancaman Bencana Tinggi

Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi, BPBD: Ancaman Bencana Tinggi

Regional
Perbaiki Lampu, Anggota DPRD Kubu Raya Meninggal Tersengat Listrik

Perbaiki Lampu, Anggota DPRD Kubu Raya Meninggal Tersengat Listrik

Regional
Diisukan Bakal Ikut Maju Pilkada, Kapolda Jateng: Itukan Urusan Partai

Diisukan Bakal Ikut Maju Pilkada, Kapolda Jateng: Itukan Urusan Partai

Regional
Semua Guru di Kabupaten Semarang Bayar Iuran demi Pembangunan Gedung PGRI

Semua Guru di Kabupaten Semarang Bayar Iuran demi Pembangunan Gedung PGRI

Regional
Kasus Kekerasan Perempuan di Solo Meningkat 5 Tahun Terakhir

Kasus Kekerasan Perempuan di Solo Meningkat 5 Tahun Terakhir

Regional
Kasus Mayat Wanita Ditemukan Jadi Kerangka di Wonogiri, Kekasih Korban Jadi Tersangka

Kasus Mayat Wanita Ditemukan Jadi Kerangka di Wonogiri, Kekasih Korban Jadi Tersangka

Regional
Pj Gubernur Fatoni Ungkap 2 Langkah Pencegahan Korupsi di Provinsi Sumsel

Pj Gubernur Fatoni Ungkap 2 Langkah Pencegahan Korupsi di Provinsi Sumsel

Regional
Gunung Ile Lewotolok Alami 334 Kali Gempa Embusan dalam Sehari

Gunung Ile Lewotolok Alami 334 Kali Gempa Embusan dalam Sehari

Regional
Ganjar Tak Datang Penetapan Prabowo Gibran

Ganjar Tak Datang Penetapan Prabowo Gibran

Regional
Kapasitas Pasar Mardika Muat 1.700 Pedagang, Disperindag: Kami Upayakan yang Lain Tertampung

Kapasitas Pasar Mardika Muat 1.700 Pedagang, Disperindag: Kami Upayakan yang Lain Tertampung

Regional
Di Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar PGP, Bupati Arief Minta Guru Jadi Agen Transformasi dalam Ekosistem Pendidikan 

Di Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar PGP, Bupati Arief Minta Guru Jadi Agen Transformasi dalam Ekosistem Pendidikan 

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 24 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Saat Seorang Ayah Curi Sekotak Susu untuk Anaknya yang Menangis Kelaparan...

Saat Seorang Ayah Curi Sekotak Susu untuk Anaknya yang Menangis Kelaparan...

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com