Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkab Bogor Bakal Lakukan Penataan Sejumlah Kawasan Gerbang Tol

Kompas.com - 10/02/2022, 23:00 WIB

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama PT Jasa Marga merencanakan penataan kawasan gerbang tol di enam wilayah.

Penataan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan kelancaran lalu lintas serta menjaga keselamatan masyarakat.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, bahwa Satpol-PP akan melakukan pembongkaran bangunan liar yang selama ini digunakan pedagang kaki lima (PKL) di ruang milik jalan (Rumija) Km 47+000 atau di Jalan Ciawi.

"Iya itu kan dibuat salah satu upaya mengurai kemacetan. Karena tanah Jasa Marga itu kan sudah dikuasai oleh PKL. Jadi kemudian itu harus ditata, bisa ditata menjadi taman, otomatiskan tidak macet," ujar Ade usai pertemuan dengan Jasa Marga di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Bupati Bogor Umumkan Kebijakan Relaksasi Pajak 2022

Ia menyebutkan, penataan kawasan itu berada di pintu tol Ciawi, Citeureup, Cikereteg, Cigombong, Gunung Putri, dan pintu tol Sentul atau Simpang Bogorindo.

Menurut dia, penataan tersebut juga sudah dikoordinasikan dengan Pemkot Kota Bogor.

Pasalnya, sebagian wilayah itu merupakan perbatasan atau masuk wilayah Kota Bogor.

Baca juga: Penemuan Mayat Perempuan Terbungkus Plastik di Cibinong Bogor, Ini Kata Polisi

Ade mengungkapkan bahwa selama ini diketahui kondisi di enam pintu tol itu sebagian besar sangat kumuh.

Terutama di Tol Ciawi, Citeureup, dan di Sentul. Oleh karena itu, ia meminta agar penataan kawasan itu diseriusi sehingga akan lebih bagus dan enak dipandang.

Apalagi, kata dia, daerah selatan atau Puncak Bogor juga termasuk tempat wisata yang tentunya harus ditata, termasuk tempat wisatanya.

"Kini sudah kelihatan bagus, tapi setelah ini mau diapain. Apakah kita biarkan begitu saja lalu tiba-tiba satu persatu masuk lagi PKL, yang akhirnya banyak lagi. Kemudian ketika malam, badan jalan dijadikan tempat parkir truk-truk besar sehingga itu akan merusak jalan," ungkap dia.

"Jadi yang harus segera kita lakukan ya penataan di kawasan tersebut. Barangkali nanti kemacetan juga bisa berkurang kan," imbuh Ade.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Regional
Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Regional
Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Regional
2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Regional
Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Regional
Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Regional
Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Regional
Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Regional
Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Regional
Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Regional
Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Regional
Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Regional
Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Regional
Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.