Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

11 Kota dan Kabupaten di Jabar Kembali Terapkan PPKM Level 3

Kompas.com - 10/02/2022, 15:35 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 11 kota dan kabupaten di Jawa Barat kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) nomor 9 tahun 2022 yang mulai diberlakukan pada 8 Februari 2022.

"Ada beberapa perubahan, di mana ada perubahan level PPKM, ada level 1 level 2 dan level 3. Level 1 sendiri ada 4 wilayah kabupaten kota, level 2 ada 12 kabupaten kota, dan level 3 ada 11 kabupaten kota di luar Bekasi dan Depok yang ada di jakarta," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah di Jabar Tidak Lalai

Tompo mengatakan, dengan adanya Inmendagri tersebut, maka akan ada pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat dengan jumlah yang sesuai dengan instruksi tersebut.

"Kemudian akan melakukan pengawasan lokasi-lokasi dan area publik, bekerjasama dengan satgas Covid-19 dan Pemda," ucapnya.

Dikatakan, tindakan kegiatan masyarakat ini adakan dilakukan secara persuasif dan edukatif.

"Namun apabila ada hal-hal yang cukup mendesak dan perlu diambil, akan dilakukan langkah tegas, otomatis dengan melalui proses hukum," ucapnya.

Pihak kepolisian berharap adanya kerja sama masyarakat dalam mendukung PPKM level 3 di beberapa Kabupaten di Jawa Barat ini.

"Untuk operasional lapangannya akan ada beberapa langkah- langkah operasional seperti lalu lintas, seperti pembatasan ganjil genap, kemudian ada rangkaian buka tutup jalan di beberapa penggal jalan," kata Tompo.

Baca juga: Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Sakit di Jabar Siaga 1

Tak hanya itu, polisi juga akan melakukan patroli berskala besar dan melakukan pengecekan ke lokasi tempat berkerumunnya masyarakat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Regional
Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta

Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta

Regional
Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Regional
Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Regional
Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Regional
Dituding Bayar Club Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Dituding Bayar Club Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Regional
Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Regional
 [POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

[POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

Regional
Kisah Aunil, Pembuat Kue Ganjel Rel Dugderan Khas Kota Semarang

Kisah Aunil, Pembuat Kue Ganjel Rel Dugderan Khas Kota Semarang

Regional
Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Regional
Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Regional
Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Regional
Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Regional
Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.