Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/02/2022, 06:09 WIB

SOLO, KOMPAS.com-Penularan Covid-19 dari klaster pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo, Jawa Tengah, terus meningkat.

Hingga Selasa (8/2/2022), kasus orang terjangkit virus corona sudah terjadi di 41 sekolah dengan 506 kasus.

"Yang jelas masih bisa nambah yang tracing-tracing, yang belum (tracing) jadi jelas masih bisa nambah. bisa dari kasus baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, Selasa.

Baca juga: Berhasil Nikahkan 7 Pasangan, Kemenag Solo Kembali Buka Biro Jodoh Jadikan Aku Halalmu Jilid II

Sementara itu, pelaksanaan surveilans di sekolah lainnya belum bisa dilaksanakan, karena saat ini PTM dihentikan

Disinggung soal kondisi warga yang terpapar Covid-19 di Kota Solo, Siti menjelaskan kebanyakan tidak bergejala dan gejala ringan.

"Tidak bergejala, ada gejala. Hanya ringan seperti orang flu biasa batuk pilek. Gejala ringan tapi ada juga yang mondok (dirawat). Makanya yang ditakuti itu yang tua (manula) secepatnya divaksinasi," jelasnya.

Terkait pelaksanaan PTM yang dihentikan selama sepekan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan saat ini telah mempersiapkan skenario lanjutan soal pelaksanaan PTM.

"Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan PTM kita lihat dulu satu Minggu lagi. Mudah-mudahan minggu depan bisa PTM lagi, tapi tidak memaksa," jelas Gibran Rakabuming Raka, Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Kemenag Solo Batasi Ceramah Khatib Hanya 15 Menit dan Kegiatan Agama Hanya 1 Jam

Gibran mengaku bakal mengevaluasi pelaksanaan PTM meski jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di sekolah Kota Solo terus bertambah.

Putra sulung Presiden Jokowi ini juga meminta masyarakat kota Solo untuk tidak panik dengan peningkatan kasus tersebut.

"Sembuhnya cepat, tenang aja. Warga tidak perlu panik," jelasnya.

Sedangkan data Covid-19 Kota Solo yang diterima Kompas.com, terhitung ada 692 kasus Covid-19 aktif. 

Dari jumlah itu sebanyak 33 orang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

Regional
Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Regional
Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Regional
Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Regional
[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

Regional
Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Regional
20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

Regional
Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Regional
Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Regional
Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Regional
Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Regional
Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Regional
Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Regional
Diduga Melakukan Bullying, 8 Siswi di Karanganyar Dilaporkan Polisi oleh Orangtua Murid

Diduga Melakukan Bullying, 8 Siswi di Karanganyar Dilaporkan Polisi oleh Orangtua Murid

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.