Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terlibat Korupsi, 10 Anggota DPRD Muara Enim Dipindah di Rutan Pakjo Palembang

Kompas.com - 08/02/2022, 20:29 WIB
Aji YK Putra,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 10 orang anggota DPRD nonaktif Kabupaten Muara Enim di Sumatera Selatan yang terlibat kasus korupsi 16 proyek pembangunan jalan dilimpahkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang, Selasa (8/2/2022).

Adapun ke sepuluh anggota DPRD tersebut yakni, Indra Gani, Ishak Joharsah, Ari Yoca Setiadi, Ahmad Reo Kosuma, Marsito, Mardiansah, Muhardi, Fitrianzah, Subahan dan Piardi.

Pantauan di lapangan, para tersangka datang dengan kondisi mengenakan rompi orange khas tahanan KPK.

Baca juga: Didakwa Terima Fee Proyek Rp 2,3 M, 10 Anggota DPRD Muara Enim Terancam 20 Tahun Penjara

 

Tangan mereka pun teborgol saat masuk ke dalam Rutan.

Tak ada satu kata pun yang diucapkan para tersangka. Mereka hanya tertunduk sembari masuk ke dalam rutan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Januar Dwi Nugroho yang mengawal langsung proses pemindahan mengatakan, 10 anggota DPRD itu dipindahkan setelah adanya penetapan dari hakim Pengadilan Palembang.

Baca juga: Divonis 4,5 Tahun Penjara, Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Belum Terima...

Namun, sebelum dipindahkan dari Rutan KPK ke Palembang, 10 tersangka itu lebih dulu menjalani pemeriksaan Antigen untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka masing-masing.

"Semuanya negatif dan dinyatakan sehat. Namun di dalam (rutan) tetap dilakukan isolasi dulu," kata Januar.

Dikatakan Januar, pada sidang nanti, para tersangka akan dihadirkan secara online lantaran masih dalam proses karantina di Rutan.

"Tapi apabila ada keterangan penting, mungkin tersangka akan dihadirkan," ujarnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Helikopter Hilang Kontak di Hutan Halmahera, Pilot Sempat Dengar Suara Ledakan

Kronologi Helikopter Hilang Kontak di Hutan Halmahera, Pilot Sempat Dengar Suara Ledakan

Regional
PLN Berkomitmen Sediakan Listrik di Daerah Pelosok, Pj Agus Fatoni Beri Dukungan Penuh

PLN Berkomitmen Sediakan Listrik di Daerah Pelosok, Pj Agus Fatoni Beri Dukungan Penuh

Regional
Respons Gibran soal Ganjar Dorong Partai Pengusung Anies-Muhaimin Gulirkan Hak Angket Selidiki Kecurangan Pemilu

Respons Gibran soal Ganjar Dorong Partai Pengusung Anies-Muhaimin Gulirkan Hak Angket Selidiki Kecurangan Pemilu

Regional
Ketua KPPS di Magelang Dipecat, Apa Sebabnya?

Ketua KPPS di Magelang Dipecat, Apa Sebabnya?

Regional
Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kebudayaan dan Pembangunan, Kang DS: Jadi Kebanggaan dan Motivasi

Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kebudayaan dan Pembangunan, Kang DS: Jadi Kebanggaan dan Motivasi

Regional
Bawaslu Temukan Politik Uang di 2 Kecamatan Semarang, Ini Perinciannya

Bawaslu Temukan Politik Uang di 2 Kecamatan Semarang, Ini Perinciannya

Regional
Perumda Tirta Amerta Jati Raih Keuntungan Rp 739 Juta, Bupati Jembrana Apresiasi Kepemimpinan Puriawan

Perumda Tirta Amerta Jati Raih Keuntungan Rp 739 Juta, Bupati Jembrana Apresiasi Kepemimpinan Puriawan

Regional
23 Warga Klaten Keracunan Usai Santap Pecel, 4 Masih Dirawat

23 Warga Klaten Keracunan Usai Santap Pecel, 4 Masih Dirawat

Regional
Basarnas Ternate: Pencarian Helikopter Hilang Bergantung pada Cuaca

Basarnas Ternate: Pencarian Helikopter Hilang Bergantung pada Cuaca

Regional
Truk Tangki BBM Terjun Bebas dari Jembatan di Brebes, Sopir Tewas

Truk Tangki BBM Terjun Bebas dari Jembatan di Brebes, Sopir Tewas

Regional
 Penjara Gajah di Tepi Kebun Karet Ban Michelin

Penjara Gajah di Tepi Kebun Karet Ban Michelin

Regional
Gara-gara Satu Pemilih Tidak Terdaftar, TPS di Rangkasbitung Gelar PSU

Gara-gara Satu Pemilih Tidak Terdaftar, TPS di Rangkasbitung Gelar PSU

Regional
Harga Beras di Purworejo Terus Meroket, Naik Dua Kali dalam Seminggu

Harga Beras di Purworejo Terus Meroket, Naik Dua Kali dalam Seminggu

Regional
Polisi Selidiki Kasus Honor KPPS Kayong Utara Rp 82 Juta yang Dilaporkan Hilang

Polisi Selidiki Kasus Honor KPPS Kayong Utara Rp 82 Juta yang Dilaporkan Hilang

Regional
Puluhan Warga di Klaten Keracunan Pecel yang Dibeli di Pasar, Ada yang Mual hingga Diare

Puluhan Warga di Klaten Keracunan Pecel yang Dibeli di Pasar, Ada yang Mual hingga Diare

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com