Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/02/2022, 13:38 WIB

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), semakin dekat. Para pebalap MotoGP dunia sudah tiba di Sirkuit Mandalika dalam rangka tes pramusim.

Para pebalap tersebut akan menguji lintasan Sirkuit Mandalika yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dengan panjang 4,3 kilometer yang terdiri dari 17 tikungan pada 11-13 Februari mendatang.

"Mereka hanya mengetes track, mereka hanya muter-muter track. Dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore mereka hanya muter, terserah mereka mau melakukan apa,” kata Vice President Director Mandalika Grand Prix Association, Cahyadi Wanda saat menjemput para pebalap dan kru pada Senin (7/2/2020).

Baca juga: 509 Kru dan Pebalap MotoGP Mandalika Tiba di Lombok

Cahyadi mengatakan, penonton dalam tes pramusim akan dibatasi. Hanya akan ada tamu undangan yang mensponsori Sirkuit Mandalika yang akan hadir. Hal ini karena masih dalam kondisi pandemi.

“Akan ada beberapa undangan, karena kan kita harus memisahkan area menonton itu tidak akan bisa bersentuhan dengan area bawah, kan ada babel, maksimal 500 sampai 800,” kata Cahyadi.

Cahyadi memastikan tidak ada akses untuk penonton lokal pada tes pramusim ini lantaran pengerjaan bangku penonton belum selesai dibangun.

Baca juga: Jelang MotoGP Mandalika, Hotel di Lombok Mulai Penuh Dipesan

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 509 orang yang terdiri dari pebalap dan kru MotoGP tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) Senin (7/2/2022) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kedatangan para pebalap tersebut untuk tes pramusim MotoGP yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Februari mendatang.

"Kru dan pembalap sekitar 509," ungkap Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Hadi Tjahjanto saat hendak menjemput para pebalap.

Mantan panglima TNI tersebut menyampaikan bahwa para pebalap setelah tiba di bandara akan melakukan travel bubbel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 115 Kg Sabu di Palembang, Polisi: Diproduksi 3 Negara Asia

Penyelundupan 115 Kg Sabu di Palembang, Polisi: Diproduksi 3 Negara Asia

Regional
Jenazah Pratu Ferdian, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Dievakuasi ke Jayapura

Jenazah Pratu Ferdian, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Dievakuasi ke Jayapura

Regional
5 Terduga Pembakar Perempuan yang Dituduh Menculik di Sorong Masih di Bawah Umur

5 Terduga Pembakar Perempuan yang Dituduh Menculik di Sorong Masih di Bawah Umur

Regional
Cemburu, Pemuda di Bitung Tikam Pacarnya yang Berusia 14 Tahun

Cemburu, Pemuda di Bitung Tikam Pacarnya yang Berusia 14 Tahun

Regional
Hasto Bocorkan Alasan Megawati Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

Hasto Bocorkan Alasan Megawati Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang

Regional
Video Balita Ditemukan Tengkurap dengan Tangan Terikat di NTT, Ini Penjelasan Kades

Video Balita Ditemukan Tengkurap dengan Tangan Terikat di NTT, Ini Penjelasan Kades

Regional
Muncikari Hotel Mewah di Batam Ditangkap, Pasang Tarif Rp 3 Juta

Muncikari Hotel Mewah di Batam Ditangkap, Pasang Tarif Rp 3 Juta

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Sumbar Ekspor 785 Kg Lato-lato ke Malaysia

Untuk Pertama Kalinya, Sumbar Ekspor 785 Kg Lato-lato ke Malaysia

Regional
Ditanya soal Capres PDI-P, Bambang Pacul: Itu Pertanyaan Aneh

Ditanya soal Capres PDI-P, Bambang Pacul: Itu Pertanyaan Aneh

Regional
Kronologi Warga Tewas Ditembak hingga Pabrik Sawit di Lampung Dibakar, Versi Polisi

Kronologi Warga Tewas Ditembak hingga Pabrik Sawit di Lampung Dibakar, Versi Polisi

Regional
Alasan Norma Risma Akhirnya Laporkan Mantan Suami dan Ibu Kandung Terkait Kasus Perzinaan

Alasan Norma Risma Akhirnya Laporkan Mantan Suami dan Ibu Kandung Terkait Kasus Perzinaan

Regional
Mengaku Jadi Kasetpres Pengganti Heru Budi yang Menjabat Pj Gubernur DKI, Pria Asal Demak Ditangkap Polisi

Mengaku Jadi Kasetpres Pengganti Heru Budi yang Menjabat Pj Gubernur DKI, Pria Asal Demak Ditangkap Polisi

Regional
Penyeberangan Kapal di Bangka Barat Dihentikan, Tiket yang Sudah Terbeli Bisa Dikembalikan

Penyeberangan Kapal di Bangka Barat Dihentikan, Tiket yang Sudah Terbeli Bisa Dikembalikan

Regional
Bantah Motif Balas Dendam ke Wali Kota Blitar Santoso, Kuasa Hukum Samanhudi: Hubungannya Baik Sekali

Bantah Motif Balas Dendam ke Wali Kota Blitar Santoso, Kuasa Hukum Samanhudi: Hubungannya Baik Sekali

Regional
Pembangunan Jembatan Terpanjang di Indonesia Segera Direalisasikan di Kepri

Pembangunan Jembatan Terpanjang di Indonesia Segera Direalisasikan di Kepri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.