Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tawuran di Pontianak Diduga Terkait Bisnis Narkoba, 3 Orang Jadi Tersangka, 2 DPO

Kompas.com - 08/02/2022, 12:31 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com – Tawuran antara sekelompok orang di kawasan Beting, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), terjadi Minggu (6/2/2022) pukul 19.30 WIB.

Dalam perkelahian dengan menggunakan senjata tajam tersebut, terdapat 3 orang korban mengalami luka bacok.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Indra Asrianto mengatakan, dalam proses pemeriksaan, pihaknya tiga tersangka, yakni berinisial RA, RE, dan HO.

“Sampai saat ini, kita sudah menetapkan tiga orang tersangka, berinisial RA, RE, dan HO,” kata Indra saat dihubungi, Selasa (8/2/2022).

Baca juga: 2 Kelompok Warga Tawuran di Beting Pontianak, Diduga Terkait Bisnis Narkoba

Menurut Indra, selain ketiga tersangka, terdapat juga dua orang dimasukka dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni berinisial TO dan MA.

“Dugaan sementara ada lima orang pelaku, tiga orang telah kita tetapkan sebagai tersangka, dua orang masih dalam pencarian,” ucap Indra.

Sebelumnya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Andi Herindra menerangkan, peristiwa tersebut bermula ketika ada salah seorang warga Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, mengaku telah disandera oleh sekelompok warga Beting.

Dugaan sementara, peristiwa perkelahian juga dikaitkan dengan bisnis narkoba di kawasan Beting Pontianak.

"Dapat saya jelaskan, betul telah terjadi perkelahian, dimulai awalnya ada informasi bahwa warga Siantan disandera di Beting," ucap Andi.

Baca juga: Bermula dari Informasi Penyanderaan, 2 Kelompok Warga di Pontianak Tawuran, 3 Terluka Bacok

Dari informasi tersebut, terang Andi, warga Siantan, sebanyak enam orang pergi kawasan Beting dan terjadilah perkelahian.

Ketiga korban masing-masing, SW dab IS warga Beting dan RA warga Siantan.

"Dari perkelahian itu, tidak ada yang meninggal dunia. Dua orang Beting sudah dirawat, satu orang Siantan sedang kita periksa," tutup Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbongkarnya Judi Online dengan Omzet Puluhan Juta per Hari di Batam

Terbongkarnya Judi Online dengan Omzet Puluhan Juta per Hari di Batam

Regional
5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

Regional
Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Regional
Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Regional
Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Regional
Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Regional
Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Regional
Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Regional
Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Regional
Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Regional
Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Regional
Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

Regional
Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Regional
Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.