Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Sragen Berhasil Tangkap Buaya Berkalung Ban, Habiskan Rp 4 Juta untuk Umpan

Kompas.com - 08/02/2022, 12:29 WIB

KOMPAS.com - Buaya berkalung ban yang sempat membuat heboh warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, akhirnya berhasil ditangkap.

Sebelumnya, ahli reptil Panji Petualang hingga Matt Wright asal Australia dari Discovery Chanel juga pernah mencoba melakukan evakuasi pada tahun 2020 silam.

Namun, upaya untuk membebaskan jeretan ban pada buaya itu belum berhasil.

Baca juga: Tili Rela Jual 2 Burung Kesayangan untuk Modal Selamatkan Buaya Berkalung Ban

Buaya itu akhirnya berhasil ditangkap oleh Tili (35), warga asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Buaya berkalung ban yang sempat viral itu ditangkap di sekitar Jembatan Palu II, Jl I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (7/2/2022) malam.

Lalu bagaimana awal Tili berhasil menangkap buaya itu?

Baca juga: Cerita Lengkap Tili Menangkap Buaya Berkalung Ban, Penantian 3 Pekan Bermodalkan Tali Kapal

Tangkap anak buaya dulu

Warga berusaha melepas ikatan buaya liar setelah berhasil melepas ban bekas yang melingkar pada lehernya di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (7/2/2022). Buaya liar tersebut berhasil dibebaskan dari ban bekas yang melilit lehernya sejak 2016 lalu dan dilepaskan kembali ke sungai yang menjadi habitatnya. ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI/RWA Warga berusaha melepas ikatan buaya liar setelah berhasil melepas ban bekas yang melingkar pada lehernya di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (7/2/2022). Buaya liar tersebut berhasil dibebaskan dari ban bekas yang melilit lehernya sejak 2016 lalu dan dilepaskan kembali ke sungai yang menjadi habitatnya.

Tili mengatakan, sebelum menangkap buaya berkalung ban tersebut, ia terlebih dahulu menangkap anaknya.

"Anaknya buaya ini saya tangkap di sana (tengah sungai, red) pakai perahu rakitan saya, Sudah 4 hari saya tangkap anaknya buaya ini," kata Tili, dikutip dari TribunPalu.com, Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Ban di Leher Buaya Sungai Palu Akhirnya Lepas Digergaji, Tili: Kasihan Sudah Luka

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MinyakKita Langka di Pasar Tradisional Semarang, Satgas Pangan Lakukan Penyelidikan

MinyakKita Langka di Pasar Tradisional Semarang, Satgas Pangan Lakukan Penyelidikan

Regional
Kejari Nunukan Tuntut Hukuman Mati Tiga Residivis yang Jadi Kurir 47 Kg Sabu Asal Malaysia

Kejari Nunukan Tuntut Hukuman Mati Tiga Residivis yang Jadi Kurir 47 Kg Sabu Asal Malaysia

Regional
Mau 'Resign' Kerja, ART di Lampung Justru Dianiaya Majikan

Mau "Resign" Kerja, ART di Lampung Justru Dianiaya Majikan

Regional
Sambel Peupeuh, Sambal Tanpa Cabai khas Banten

Sambel Peupeuh, Sambal Tanpa Cabai khas Banten

Regional
Pukuli dan Cekik Anak Kandungnya, Suami di Kalsel Ditangkap Setelah Dilaporkan Sang Istri

Pukuli dan Cekik Anak Kandungnya, Suami di Kalsel Ditangkap Setelah Dilaporkan Sang Istri

Regional
Kasubag di DPRD Jambi Minta Pindah Usai Anaknya Ketahuan Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Kasubag di DPRD Jambi Minta Pindah Usai Anaknya Ketahuan Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Regional
Video Motor Roda 3 di Pekalongan Ugal-ugalan di Pekalongan Viral, Pelaku Ditangkap

Video Motor Roda 3 di Pekalongan Ugal-ugalan di Pekalongan Viral, Pelaku Ditangkap

Regional
Gibran soal Namanya Diajukan Jadi Cawapres di Musra XVII: Umure Ora Cukup

Gibran soal Namanya Diajukan Jadi Cawapres di Musra XVII: Umure Ora Cukup

Regional
Wanita di Jambi yang Lecehkan 17 Anak Diduga Sering Ancam Anak dan Melukai Diri Sendiri

Wanita di Jambi yang Lecehkan 17 Anak Diduga Sering Ancam Anak dan Melukai Diri Sendiri

Regional
Naik Sampai 40 Persen, Kenaikan Tarif Air Bersih Kota Tegal Diminta Dikaji Ulang

Naik Sampai 40 Persen, Kenaikan Tarif Air Bersih Kota Tegal Diminta Dikaji Ulang

Regional
Viral, Video Oknum Suporter Persebaya Keroyok Warga di Kota Semarang

Viral, Video Oknum Suporter Persebaya Keroyok Warga di Kota Semarang

Regional
Pasca-banjir Bandang Plampang, BPBD Sumbawa Perbaiki Prasarana Sungai dan Irigasi

Pasca-banjir Bandang Plampang, BPBD Sumbawa Perbaiki Prasarana Sungai dan Irigasi

Regional
Hampir 4 Tahun, Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Masih Belum Ada Tersangka

Hampir 4 Tahun, Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Masih Belum Ada Tersangka

Regional
Polda Jateng Cerita Informasi Sempat Bocor Saat Gerebek Penambang Ilegal di Pati dan Blora

Polda Jateng Cerita Informasi Sempat Bocor Saat Gerebek Penambang Ilegal di Pati dan Blora

Regional
Ganjar Belum Terima Informasi Adanya Warga Jateng Jadi Korban Gempa Turki

Ganjar Belum Terima Informasi Adanya Warga Jateng Jadi Korban Gempa Turki

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.