Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2022, 15:08 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Seorang anggota polisi berinisial AER (35) menipu belasan pencari kerja di Kabupaten Serang, Banten.

Anggota polisi yang bertugas di Polres Serang Kota itu menjanjikan kepada 16 warga dapat bekerja tanpa mengikuti tes di PT Nikomas Gemilang, Serang.

AER kemudian meminta sejumlah uang kepada para korbannya sebesar Rp 4 juta per orang dengan dalih uang tersebut untuk biaya administrasi.

Baca juga: Anak 13 Tahun di Bandung Disetubuhi Satpam RS di Ruang Rawat Inap Saat Ibunya Dirawat

Uang pun diserahkan secara bertahap pada bulan November hingga Desember 2020 lalu dengan bukti kuitansi.

Total uang yang sudah diserahkan dari para korban senilai Rp 56 juta. Namun, polisi itu sulit dihubungi.

Warga yang merasa tertipu oleh AER kemudian melaporkan kejadian itu ke Polda Banten.

Baca juga: Satpam Rumah Sakit di Bandung Setubuhi Anak 13 Tahun yang Sedang Tunggui Orangtuanya yang Dirawat

Kepala Bidang Propam Polda Banten Kombes Pol Yudho Hermanto membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait adanya polisi inisal AER melakukan penipuan.

Dikatakan Yudho, penanganan kasusnya sudah dilakukan dengan menggelar sidang Komisi Kode Etik Profesi  (KKEP) Polri dan diberikan hukuman berat.

"Sesuai dengan fakta hukum dalam persidangan, AER telah melakukan penipuan uang kepada korban yang dijanjikan masuk kerja di salah satu perusahaan. Namun faktanya AER tidak bisa memenuhi janjinya kepada korban untuk kerja di perusahaan tersebut," kata Yudho melalui keterangan tertulis yang diperoleh Kompas.com, Jumat (4/2/2022).

 

Dipecat dan ditahan

Hasil persidangan, AER diputuskan untuk dikenakan hukuman berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Perbuatannya dilakukan secara sadar, sengaja dan menyadari perbuatan yang dilakukannya melawan hukum," ujar dia.

Baca juga: Polisi Sebut Pria Aksi Koboi di Tol Cipali Pegang Pistol Mainan

Yudho menjelaskan, AER sudah ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) kelas IA Serang dan akan segera menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Serang.

"Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjadi social control mengawasi prilaku personil," kata Yudho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Pantai

Pria di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Pantai

Regional
Januari 2023, Terjadi 9 Konflik Buaya dengan Manusia di Sumbar, 2 Orang Tewas

Januari 2023, Terjadi 9 Konflik Buaya dengan Manusia di Sumbar, 2 Orang Tewas

Regional
Jelang Pelantikan Hevearita sebagai Wali Kota Semarang, Ribuan Warga Padati Jalan Pahlawan

Jelang Pelantikan Hevearita sebagai Wali Kota Semarang, Ribuan Warga Padati Jalan Pahlawan

Regional
Mantan Ketua RT Ditemukan Tewas Terjerat Kain di Beranda Rumahnya

Mantan Ketua RT Ditemukan Tewas Terjerat Kain di Beranda Rumahnya

Regional
Video Viral Warga Sumsel Histeris Suaminya Tewas Tak Wajar Usai Ditangkap, Polisi: Tersangka Melawan

Video Viral Warga Sumsel Histeris Suaminya Tewas Tak Wajar Usai Ditangkap, Polisi: Tersangka Melawan

Regional
Diteriaki 'Presiden' saat Berkunjung ke Ponpes di Semarang, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

Diteriaki "Presiden" saat Berkunjung ke Ponpes di Semarang, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

Regional
Sosok Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang yang Pelantikannya Dihadiri Megawati Hari Ini

Sosok Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang yang Pelantikannya Dihadiri Megawati Hari Ini

Regional
Gibran Sayangkan Oknum Suporter Persita Lempar Batu ke Bus Persis Solo: Pulang Tanding Capek Buse Dibalangi Watu

Gibran Sayangkan Oknum Suporter Persita Lempar Batu ke Bus Persis Solo: Pulang Tanding Capek Buse Dibalangi Watu

Regional
Pria di Banjarnegara Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Pria di Banjarnegara Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Regional
Kerugian akibat Kebakaran Rumah di Kampung Nelayan Sikka Capai Rp 450 Juta

Kerugian akibat Kebakaran Rumah di Kampung Nelayan Sikka Capai Rp 450 Juta

Regional
Gempa M 5,0 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,0 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Soal Bus Persis Solo Dilempar Batu di Tangerang, Gibran Koordinasi dengan Kapolri: Intinya Harus Ada Tindakan Tegas

Soal Bus Persis Solo Dilempar Batu di Tangerang, Gibran Koordinasi dengan Kapolri: Intinya Harus Ada Tindakan Tegas

Regional
Ita Bakal Dilantik Menjadi Wali Kota Semarang dan Dihadiri Megawati, Ini Profilnya

Ita Bakal Dilantik Menjadi Wali Kota Semarang dan Dihadiri Megawati, Ini Profilnya

Regional
Kisah Heroik Komunitas Emak-emak Mamuju, Dirikan Lapak Makan Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Kisah Heroik Komunitas Emak-emak Mamuju, Dirikan Lapak Makan Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Regional
Pakai Setelan Jas, Gibran Berangkat ke Acara Pelantikan Wali Kota Semarang yang Bakal Dihadiri Megawati

Pakai Setelan Jas, Gibran Berangkat ke Acara Pelantikan Wali Kota Semarang yang Bakal Dihadiri Megawati

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.