Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejadian Viral Tukang Bakso Akting Jatuh, Polisi: Pelaku Memanfaatkan Budaya Menolong Warga Indonesia

Kompas.com - 04/02/2022, 10:37 WIB
Dian Ade Permana,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SALATIGA, KOMPAS.com - Polres Salatiga menanggapi kejadian viral seorang tukang bakso yang berpura-pura jatuh untuk memeroleh belas kasihan warga.

Kasi Humas Polres Salatiga AKP Hari Slamet Trianto mengatakan, perbuatan si tukang bakso tersebut belum bisa dipastikan modus penipuan.

"Karena pada saat kejadian, masyarakat sekitar juga tetap membantu sebagai budaya masyarakat Indonesia, dan sampai saat ini juga belum ada laporan dari masyarakat terkait kasus penipuan seperti itu," jelasnya, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Akting Pedagang Bakso, Pura-pura Jatuh demi Dapat Uang Warga, Aksi Terbongkar dari CCTV

Karena hal tersebut, lanjutnya, aparat belum bisa memastikan perbuatan tersebut masuk kategori penipuan.

"Namun kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-berhati dan jangan mudah terprovokasi," kata Hari.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat tetap memertahankan budaya saling menolong. "Jangan sampai juga nanti ada kejadian, sebagai contoh ada kecelakaan, masyarakat juga acuh tak acuh atau hilangnya rasa kepedulian kepada sesama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hari berujar masyarakat mungkin bisa menyimpulkan kalau aksi tukang bakso diduga modus penipuan karena kebetulan ada rekaman CCTV.

"Namun kami dari Polri harus berdasarkan data dan fakta, dari keterangan baik korban maupun saksi, untuk memastikan itu modus penipuan atau bukan, dan sampai saat ini belum ada laporan masuk, utamanya korban yang merasa ditipu," jelasnya.

Meski belum ada laporan, Hari menuturkan sebagai tindakan awal dan langkah antisipasi mereka akan tetap merespons.

"Perintah pimpinan kami dari Polres Salatiga dan polsek mengintensifkan patroli dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, serta jangan mudah terprovokasi terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya," tegas Hari.

Sebelumnya diberitakan, seorang tukang bakso menjadi viral karena terekam berpura-pura terjatuh dalam rekaman CCTV yang dipasang warga Perum Asabri, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Orang tersebut berakting jatuh untuk mendapatkan sejumlah uang dengan memanfaatkan belas kasihan warga.

Menurut Suprapto, warga Perum Asabri, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, kejadian tersebut berlangsung Rabu (2/2/2022) sekira pukul 10.28 WIB.

Baca juga: Cerita di Balik Video Viral Tukang Bakso Pura-pura Terjatuh agar Dikasihani, tapi Malah Ditinggalkan Warga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Regional
Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Regional
Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Regional
Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Regional
Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Regional
Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Regional
Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Regional
Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang 'Restorative Justice'

Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang "Restorative Justice"

Regional
Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Regional
Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Regional
'Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

"Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

Regional
Javanica Park di Muntilan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Javanica Park di Muntilan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Pemkot Padang Segera Gelar Operasi Pasar, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Pemkot Padang Segera Gelar Operasi Pasar, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Regional
Rekonstruksi Santri Dianiaya di Kediri, Pengacara Pelaku Sebut Tidak Ada Adegan Sudutan Rokok

Rekonstruksi Santri Dianiaya di Kediri, Pengacara Pelaku Sebut Tidak Ada Adegan Sudutan Rokok

Regional
Tangani Kasus Anggota DPRD NTT yang Terlibat Narkoba, BNN Libatkan Jaksa dan Polisi

Tangani Kasus Anggota DPRD NTT yang Terlibat Narkoba, BNN Libatkan Jaksa dan Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com