Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melihat Atraksi Barongsai di Kelenteng Cu An Kiong Lasem Rembang

Kompas.com - 31/01/2022, 23:06 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

REMBANG, KOMPAS.com - Menyambut malam pergantian Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili, Kelenteng Cu An Kiong di Desa Soditan, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, menggelar pertunjukkan barongsai dan leang leong pada Senin (31/1/2022) malam.

Sebanyak tiga Barongsai masing-masing berwarna merah, kuning, putih dan satu leang leong naga mulai atraksi sekitar pukul 21.15 WIB.

Selama pertunjukkan banyak dari umat Khonghucu dan warga sekitar yang memberikan angpau kepada tiga barongsai tersebut.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Imlek 2022 di Kelenteng Hok Tik Bio Blora Digelar Sederhana

Warga sekitar kelenteng pun tampak antusias melihat atraksi yang sudah lama tak dilihat karena pandemi covid-19.

Salah satu warga, Leli, mengatakan dirinya selalu datang ke acara malam pergantian tahun Imlek.

Hampir setiap tahun memang ada pertunjukkan barongsai, namun dua tahun sejak adanya pandemi, tahun 2020 dan 2021 pertunjukan barongsai ditiadakan.

Ia bersama teman- temannya juga memberikan angpau kepada pemain barongsai, sebagai bentuk berbagi rezeki.

"Angpau ini isinya uang, untuk dibagi- bagi ke para pemain barongsai. Berbagi rejeki ini ya harus ikhlas," ucap Leli.

Baca juga: Tiada Barongsai dan Pesta Kembang Api di Kelenteng Hok Tik Bio pada Imlek Tahun Ini

Sementara itu, Mulyono Hoe Lo Cu selaku panitia sembahyang Tahun Baru China di Lasem mengungkapkan adanya atraksi barongsai merupakan tradisi leluhur dari Tionghoa.

Tradisi tersebut juga sebagai bentuk kegembiraan dan memeriahkan malam pergantian Tahun Baru China.

"Jadi ini wujud kegembiraan kita bisa melewati Tahun 2021 ke tahun 2022. Kalau bagi-bagi angpau itu ya sebagai wujud syukur telah mendapat rezeki, kita bagi ke pemain barongsai," kata dia.

Baca juga: Tiada Barongsai dan Pesta Kembang Api di Kelenteng Hok Tik Bio pada Imlek Tahun Ini

Pertunjukkan barongsai sendiri berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Di lokasi tersebut, pihak kepolisian juga berjaga dan membagikan masker kepada warga yang menyaksikan dan tidak memakai masker.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Regional
Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Regional
Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Regional
Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

Regional
PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com