Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bus Tabrak Flyover hingga Atap Lepas, Ini Kata Wali Kota Padang Panjang

Kompas.com - 31/01/2022, 18:47 WIB
Perdana Putra,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Fadly Amran menyebutkan, rute jalan yang dilalui Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Sipirok Nauli yang menabrak flyover, bukan untuk kendaraan besar.

Untuk kendaraan besar seperti bus dan truk sudah disediakan pada jalur kanan yang menuju Jalan Haji Kamarullah.

"Itu bukan jalan bus. Kita sudah pasang rambu dan itu banyak. Kenapa masih menerobos, mungkin karena sopir tidak tahu rute," kata Fadly Amran yang dihubungi Kompas.com, Senin (31/1/2022).

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Bus Sipirok Nauli di Padang Panjang, Atap Terbelah Usai Tabrak Flyover

Padahal, menurut Fadly, Bus Sipirok Nauli tersebut sudah sering lewat Padang Panjang, sehingga seharusnya tahu rute bus yang dilaluinya.

Fadly mengatakan, sejak dirinya menjabat Wali Kota Padang Panjang pada 2018, tidak pernah ada bus atau truk yang menabrak jalan layang tersebut.

"Yang kecelakaan ini bisa jadi tidak tahu rute," kata Fadly.

Baca juga: Kesaksian Korban Bus yang Tabrak Flyover, Benturan Keras sampai Atap Terbelah, Penumpang Histeris

Fadly berharap agar sopir bisa mematuhi rambu yang ada, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebelumnya diberitakan, bus AKAP dari Sumatera Utara, Sipirok Nauli, menabrak dinding lorong flyover Simpang Lapan, Padang Panjang, Sumatera Barat, Minggu (30/1/2022) pagi.

Akibatnya, atap bus terlepas setelah menghantam dinding lorong flyover.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Flyover Padang Panjang, Sopir Tak Lihat 2 Rambu Larangan yang Terpasang

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Sopir dan 17 penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan.

Diduga, sopir bus mengambil jalur yang salah dengan kecepatan cukup tinggi, di mana jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan dengan tinggi maksimal 2,2 meter saja.

Usai kejadian, sopir bus Manalu (33) kabur, sehingga sampai sekarang masih diburu polisi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Regional
Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Regional
Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Regional
Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Regional
Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Regional
Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Regional
Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Regional
5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com