Melihat SMAN 1 Tawangmangu, Sekolah Bergaya Futuristik yang Buat Marah Ganjar

Kompas.com - 31/01/2022, 16:02 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tawangmangu digadang-gadang jadi sekolah percontohan di Jawa Tengah dengan desain futuristik.

Bangunan yang terlihat megah tak seperti bangunan sekolah pada umumnya itu, dibangun dengan lahan sekitar 8.420 meter persegi.

Pekerjaan pembangunan tahap satu gedung dimulai pada Juli 2021 dan selesai pada 5 Desember 2021.

Baca juga: Pasca-Ganjar Pranowo Marah-marah Tendang Tembok SMAN 1 Tawangmangu, Ini Kata Disdikbud Jateng

Nilai kontrak pembangunan ini mencapai Rp 5 miliar dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 provinsi Jawa Tengah.

Banguan tahap satu mencakup ruang guru, ruang kepala sekolah dan administrasi pada lantai satu.

Potret para pekerja melakukan pengantian material dari kalsiboard menjadi batu bata lalu diplaster semen pada tembok yang ditendang Ganjar Pranowo, Senin (31/1/2022).Fristin Intan/Kompas.com Potret para pekerja melakukan pengantian material dari kalsiboard menjadi batu bata lalu diplaster semen pada tembok yang ditendang Ganjar Pranowo, Senin (31/1/2022).

Lantai dua mencakup, satu ruang perpustakaan, lima ruang kelas baru, dua ruang laboratorium, kamar mandi putra putri dan satu mushola.

Sedangkan untuk tahap kedua akan dibangun pada 2022, di lahan yang sama yakni di Desa Beji, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga: Buntut SMA Tawangmangu Dibangun Asal-asalan, Ganjar ke Kontraktor: Anda Perbaiki atau Pidana?

Pembangunan tahap kedua, diperuntukkan untuk lima ruang belajar baru, satu ruang praktik, satu ruang pamer atau galeri.

Sedangkan untuk pembangunan tahap kedua SMAN Tawangmangu Karanganyar dibangun dengan dana sekitar Rp 7 miliar dari dana APBD 2022 provinsi Jawa Tengah yang akan dilelang pada tahun ini.

"Ini baru pertama kali di Jawa Tengah desain sekolah futuristik, diinisiasi Pak Gubernur tidak mestream dari sekolah lalinya," kata kata Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, kepada Kompas.com, (31/1/2022).

"Konsep futuristik gabungan konsep alam dan konsep modif yang akan diterapkan masa yang akan datang, jadi tidak ketinggalan jaman tapi tidak meninggalkan kearifan lokal," lanjutnya.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Kesehatan Gubernur Papua Disebut Memburuk, Ajukan Izin ke KPK untuk Berobat ke Singapura

Kondisi Kesehatan Gubernur Papua Disebut Memburuk, Ajukan Izin ke KPK untuk Berobat ke Singapura

Regional
Truk BBM Masuk Jurang di Tanjakan Silaiang Padang Panjang, Kernet Melompat, Sopir Luka-luka

Truk BBM Masuk Jurang di Tanjakan Silaiang Padang Panjang, Kernet Melompat, Sopir Luka-luka

Regional
Berlaku 1 Januari 2023, UMP Kalsel Naik 8,38 Persen, Kini Rp 3,1 Juta

Berlaku 1 Januari 2023, UMP Kalsel Naik 8,38 Persen, Kini Rp 3,1 Juta

Regional
Pengacara Brigadir J Somasi Oknum Kejaksaan Tinggi Jateng, Ini Penyebabnya

Pengacara Brigadir J Somasi Oknum Kejaksaan Tinggi Jateng, Ini Penyebabnya

Regional
Viral Cuitan Gibran Soal Tambang Pasir Ilegal di Klaten: Bekingannya Ngeri

Viral Cuitan Gibran Soal Tambang Pasir Ilegal di Klaten: Bekingannya Ngeri

Regional
Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Regional
Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Regional
Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Regional
Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Regional
2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

Regional
Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Regional
Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.