Pemkot Pontianak Tiadakan Karnaval dan Festival Budaya Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

Kompas.com - 31/01/2022, 14:57 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menyatakan festival budaya dan karnaval untuk merayakan Imlek serta Cap Go Meh ditiadakan.

Wakil Wali Kota Bahasan mengatakan, mereka tetap mengacu tegak lurus pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Kalbar terkait kebijakan dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

Baca juga: Cegah Covid-19, Ibadah Imlek di Kelenteng Hok Lay Kiong Kembali Dibatasi

Disebutkannya, pelaksanaan ritual ibadah, baik Imlek maupun Cap Go Meh diperkenankan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Namun untuk karnaval atau festival budaya dan kegiatan yang bersifat budaya seperti arak-arakan naga, barongsai dan lainnya ditiadakan.

"Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan di mana hingga saat ini kita masih menghadapi pandemi Covid-19, ditambah lagi varian Omicron," kata Bahasan, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Liong Kapuas 2022 dalam rangka pengamanan Imlek dan Cap Go Meh di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (31/1/2022).

Selain itu, lanjut Bahasan, pesta kembang api juga tidak diperkenankan pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Pasalnya, aktivitas tersebut dikuatirkan bakal mengundang kerumunan orang yang berpotensi mudahnya penularan Covid-19.

Bersama Forkopimda Kota Pontianak yang tergabung dalam Satgas Covid-19, pihaknya secara bersama-sama akan melakukan pengamanan pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

"Dalam waktu dekat kami akan rapat koordinasi bersama Satgas Covid-19 Pontianak untuk menindaklanjuti perkembangan kasus Covid-19 di Pontianak karena sudah ada peningkatan," ungkap Bahasan.

Kendati ritual ibadah diperkenankan, akan tetapi penerapan protokol kesehatan tetap menjadi prioritas.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Mendagri yang diteruskan dengan Surat Edaran Gubernur Kalbar. Di antaranya pembatasan kapasitas tempat pelaksanaan ibadah hanya diperbolehkan 75 persen. 

"Intinya Pemkot Pontianak melaksanakan apa yang menjadi arahan dari Satgas Covid-19 nasional dan provinsi," tutup Bahasan.

Baca juga: Sejarah Tahun Baru Imlek

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,3 M Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Gempa 5,3 M Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Regional
Meski Izin PUB Dicabut, Kantor ACT Lhokseumawe Masih Beroperasi

Meski Izin PUB Dicabut, Kantor ACT Lhokseumawe Masih Beroperasi

Regional
Begini Reaksi Ganjar Pranowo Diteriaki Mirip Arjuna Saat Dampingi Jokowi di Semarang

Begini Reaksi Ganjar Pranowo Diteriaki Mirip Arjuna Saat Dampingi Jokowi di Semarang

Regional
Latihan Perang, TNI AL Cari dan Ledakkan 5 Ranjau Laut di Selat Riau

Latihan Perang, TNI AL Cari dan Ledakkan 5 Ranjau Laut di Selat Riau

Regional
Ucapan Belasungkawa AHY untuk Keluarga Kader Demokrat yang Dibunuh di Bandung

Ucapan Belasungkawa AHY untuk Keluarga Kader Demokrat yang Dibunuh di Bandung

Regional
Targetkan Separuh Kursi DPRD Brebes 2024, Puan: Jateng Kantong Suara yang Bisa Diandalkan

Targetkan Separuh Kursi DPRD Brebes 2024, Puan: Jateng Kantong Suara yang Bisa Diandalkan

Regional
Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Regional
Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Regional
Warga Seram Bagian Barat Serahkan 4 Senpi Laras Panjang dan 15 Bom Rakitan ke Polisi

Warga Seram Bagian Barat Serahkan 4 Senpi Laras Panjang dan 15 Bom Rakitan ke Polisi

Regional
Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Regional
Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Regional
Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Regional
Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Regional
6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

Regional
Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.