Kasus Investasi Bodong di Tuban, 2 “Reseller” Jadi Tersangka, Kerugian Rp 4 Miliar

Kompas.com - 31/01/2022, 05:40 WIB

 

Kronologi

Adhi menerangkan, tersangka kedua tersangka dilaporkan oleh korbannya.

Salah satu korban awalnya diberitahu temannya, E dan D, mengenai titip investasi yang dikelola IR.

Merasa tertarik, korban menghubungi IR lewat WhatsApp untuk bertanya-tanya.

"Tersangka IR menjelaskan terkait investasi tersebut berupa saham yang akan dikelola oleh IR sendiri," ujarnya, Minggu (30/1/2022).

Dalam komunikasi itu, IR mengiming-imingi korban dengan sejumlah keuntungan yang mencapai 50 persen.

Baca juga: 30 Warga Tuban Korban Investasi Bodong Mahasiswi Lamongan Lapor ke Polisi

Agar korban semakin percaya, IR memberitahukan akun Instagram-nya. Akun tersebut berisi perolehan profit yang sudah dikirim ke para membernya.

Korban pun tertarik. Ia akhirnya mengikuti 108 slot secara bertahap, dimulai tanggal 2 Januari hingga 5 Januari 2022.

Namun, setelah 10 hari, pelapor belum mendapatkan pengembalian modal beserta profitnya.

"Setelah diklarifikasi, tersangka beralasan uang pengembalian investasi tersebut menunggu pencairan dari SZB yang ada di wilayah Lamongan," ucap Adhi.

Baca juga: Kasus Investasi Bodong di Lamongan, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru

Korban yang mengetahui bahwa SZB sudah ditangkap polisi karena penipuan, akhirnya melaporkan kasus yang dialaminya ke polisi.

"Karena merasa tidak ada kejelasan dan merasa ditipu oleh IR sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tuban," ungkapnya.

Kini, tersangka telah ditahan di tahanan Mapolres Tuban.

Tersangka dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP juncto 55 KUHP juncto 64 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Tuban, Hamim | Editor: Dheri Agriesta, Khairina)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Pantai Lelendo Kupang

3 Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Pantai Lelendo Kupang

Regional
Argentina Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Konvoi, Polisi Kewalahan

Argentina Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Konvoi, Polisi Kewalahan

Regional
Ribuan Warga Kota Kupang Harus Bawa Fotokopi KTP untuk Dapat Minyak Tanah

Ribuan Warga Kota Kupang Harus Bawa Fotokopi KTP untuk Dapat Minyak Tanah

Regional
Detik-detik Ibu Kandung Tega Bunuh Bayi Berusia 10 Hari, Pelaku Ditangkap Polisi hingga Diperiksa Kejiwaan

Detik-detik Ibu Kandung Tega Bunuh Bayi Berusia 10 Hari, Pelaku Ditangkap Polisi hingga Diperiksa Kejiwaan

Regional
Belajar Sejarah dan Astronomi di Petilasan Pangeran Diponegoro di Kaki Bukit Menoreh

Belajar Sejarah dan Astronomi di Petilasan Pangeran Diponegoro di Kaki Bukit Menoreh

Regional
Kasus Mahasiswa di Jember Nyaris Akhiri Hidupnya, Psikolog: Jangan Sepelekan Ciri-ciri Depresi

Kasus Mahasiswa di Jember Nyaris Akhiri Hidupnya, Psikolog: Jangan Sepelekan Ciri-ciri Depresi

Regional
Gempa M 5,3 Guncang Maluku Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,3 Guncang Maluku Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Proses Evakuasi Jenazah Tertimbun Longsor | Kakak Peluk Adiknya Selamat dari Gempa di Cianjur

[POPULER NUSANTARA] Proses Evakuasi Jenazah Tertimbun Longsor | Kakak Peluk Adiknya Selamat dari Gempa di Cianjur

Regional
Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Regional
Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Regional
Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Regional
Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena 'Overthinking', Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena "Overthinking", Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 November 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 November 2022

Regional
Petani Gula Jawa di Pegunungan Kulon Progo Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Petani Gula Jawa di Pegunungan Kulon Progo Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Regional
Formasi Rekrutmen Guru P3K di Jateng Tak Sesuai Kebutuhan, Pemerintah Pusat Pakai Dapodik Lama

Formasi Rekrutmen Guru P3K di Jateng Tak Sesuai Kebutuhan, Pemerintah Pusat Pakai Dapodik Lama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.