Seorang Penambang Ilegal Ditemukan Tewas dengan Tubuh Penuh Luka di Gunung Botak

Kompas.com - 30/01/2022, 16:27 WIB

AMBON,KOMPAS.com-Sesosok mayat pria dengan tubuh penuh luka ditemukan di kawasan tambang emas Gunung Botak di Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (30/1/2022) siang. 

Korban yang diketahui bernama Aladin ailas Naruto (35) ini ditemukan dalam posisi tergeletak dengan sejumlah luka sayatan benda tajam di bagian rusuk kiri dan kanan, wajah serta lengannya.

Penemuan jasad korban ini hanya berselang sehari setelah seorang penembang ilegal bernama Made Nurlatu ditembak mati anggota Brimob Brigpol AB di kawasan tambang ilegal tersebut.

"Betul tadi ada ditemukan sesosok mayat pria di Gunung Botak dengan sejumlah luka di tubuhnya," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu.

Baca juga: Keluarga Korban Minta Kapolda Maluku Pecat Anggota Brimob Penembak Warga di Gunung Botak

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi aparat kepolisian dan TNI dari lokasi tersebut. Jenazah korban saat ini telah disemayamkan di rumah warga untuk proses pemakaman 

Roem menduga, dari sejumlah luka yang ada di tubuh korban, kuat dugaan penambang ilegal asal Kendari, Sulawesi Tenggara ini merupakan korban pembunuhan.

"Korban diduga kuat tewas karena dibunuh, karena ada sejumlah luka sayatan di tubuh korban," ujarnya.

Saat disinggung apakah ada hubungan antara kasus penembakan yang dilakukan personel Brimob dengan penemuan korban tewas, Roem mengaku dua kejadian itu tidak saling berhubungan satu sama lain.

"Tidak ada hubungan dengan kasus penembakan karena lokasinya sangat jauh, tidak di tempat yang sama," katanya. 

Baca juga: Oknum Brimob yang Tembak Warga di Gunung Botak Maluku hingga Tewas Sudah Diamankan

Terkait penemuan mayat tersebut, Roem meminta warga di kawasan tersebut untuk dapat membantu aparat kelolsian guna mengungkap kasus tersrbut.

"Kami berharap bagi masyarakat yang mengetahui informasi soal.kejadian ini agar bisa membantu polisi agar kasusnya bisa segera diungkap," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Regional
Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Regional
Si Jago Merah Menyala di Balikpapan, Dua Rumah Hangus Terbakar

Si Jago Merah Menyala di Balikpapan, Dua Rumah Hangus Terbakar

Regional
Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Jadi Rp 1.958.169,69

Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Jadi Rp 1.958.169,69

Regional
Diduga Hendak Selundupkan 1 Keluarga Calon Pekerja Migran ke Malaysia, 2 Warga Nunukan Dibekuk Polisi

Diduga Hendak Selundupkan 1 Keluarga Calon Pekerja Migran ke Malaysia, 2 Warga Nunukan Dibekuk Polisi

Regional
Selebgram di Banjarmasin Dianiaya Suami Siri yang Merupakan Oknum Polisi, Kasusnya Ditangani Polda Kalsel

Selebgram di Banjarmasin Dianiaya Suami Siri yang Merupakan Oknum Polisi, Kasusnya Ditangani Polda Kalsel

Regional
Emak-emak Penyalur TKI Ilegal di Serang Ditangkap, Sudah 4 Tahun Beraksi

Emak-emak Penyalur TKI Ilegal di Serang Ditangkap, Sudah 4 Tahun Beraksi

Regional
Komunitas Tukang Cukur dan Freestyler Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

Komunitas Tukang Cukur dan Freestyler Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

Regional
33 dari 46 Penambang Emas Ilegal yang Diamankan Polres Manokwari Ditetapkan sebagai Tersangka

33 dari 46 Penambang Emas Ilegal yang Diamankan Polres Manokwari Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Air Mata Suparwi Tumpah saat Datangi Kantor Ganjar:  Tanah Saya Diambil Tol Semarang-Demak, Belum Dibayar

Air Mata Suparwi Tumpah saat Datangi Kantor Ganjar: Tanah Saya Diambil Tol Semarang-Demak, Belum Dibayar

Regional
Bocah Kelas 5 SD di Sumsel Diperkosa Kakek Tirinya, Korban Diancam Dibunuh

Bocah Kelas 5 SD di Sumsel Diperkosa Kakek Tirinya, Korban Diancam Dibunuh

Regional
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani dan Lanjutkan Persidangan

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani dan Lanjutkan Persidangan

Regional
Pria yang Aniaya Terduga Pelaku Pelecehan di Ende Jadi Tersangka, Terancam 2 Tahun Penjara

Pria yang Aniaya Terduga Pelaku Pelecehan di Ende Jadi Tersangka, Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.