3 Jenazah Korban Kebakaran Diskotek Double O Teridentifikasi, Termasuk DJ Indah Cleo

Kompas.com - 29/01/2022, 18:34 WIB

SORONG, KOMPAS.com- Sebanyak tiga dari 17 jenazah korban kebakaran diskotek Double O di Kota Sorong, Papua Barat, teridentifikasi.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Papua Barat Kombes Bambang Pitoyo mengatakan, salah satu jenazah yang diketahui identitasnya pada hari ini, Sabtu (29/1/2022), adalah Indah Sukmadani alias DJ Indah Cleo.

"Indah Sukmadani alias DJ Cleo jenis kelamin perempuan usia 24 tahun asal Provinisi Sumatera Barat, Kabupaten Agam. Korban terindentikasi pemeriksaan medis dan properti yang melekat pada tubuh korban," kata Bambang dalam jumpa pers di Markas Kepolisian Resor Kota Sorong, Sabtu.

Baca juga: Polisi Tangkap 9 Pelaku Pembakaran Double O Sorong, Ini Perannya

Dua jenazah lainnya adalah Firmansyah Putra (33) asal Palembang, Sumatera Selatan, dan Vikram Kenoras yang merupakan warga Sorong.

Firmansyah teridentifikasi berkat gigi dan barang yang menempel di tubuhnya.

Sedangkan jenazah Vikram diketahui identitasnya berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan barang miliknya.

Orangtua Ananin Novalia, menunjukkan foto korban yang meninggal dunia pada bentrokan di Double O Sorong, Jumat (28/1/2022). Orangtua korban berasal dari Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA Orangtua Ananin Novalia, menunjukkan foto korban yang meninggal dunia pada bentrokan di Double O Sorong, Jumat (28/1/2022). Orangtua korban berasal dari Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

Bambang juga menyatakan, telah mengumpulkan data antemortem dari keluarga korban agar dapat mengidentifikasi 14 jenazah lainnya.

Sampel jenazah korban kebakaran diskotek itu juga sudah dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri.

Baca juga: Kronologi Tewasnya 18 Orang di Double O Sorong, Selamatkan Diri ke Lantai 2 hingga Terjebak Kobaran Api

Sebagai informasi, DJ Indah Cleo dan 16 orang lainnya tewas saat Double O Sorong terbakar setelah bentrokan pada Senin (24/1/2022).

Dari 17 korban yang tewas terbakar, 14 orang di antaranya adalah pekerja seni termasuk penari dan anggota band.

Sementara tiga korban lainnya adalah tamu atau pengunjung.

 

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan saat bentrokan terjadi, 17 korban yang sebagian besar adalah pekerja seni menyelamatkan diri ke lantai dua.

Namun saat massa membakar Double O, belasan orang tersebut terjebak karena tangga dan bagian bawah, api sudah berkobar.

"Tapi mereka (17 orang) itu takut (keluar ruangan) dan ketika keluar dari lantai 2, jalan turunnya sudah penuh dengan api," ucap Adam Erwindi.

Baca juga: Sosok Ananin, Penari Asal Pangandaran yang Tewas Saat Bentrokan di Double O Sorong

Saat ditemukan, belasan orang tersebut tewas dan salah satu pojok ruangan.

"Mereka (17 orang) ditemukan di satu ruangan, di pojok. Ruangannya seperti tempat karaoke," kata Adam Erwindi melanjutkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Regional
Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Regional
Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Regional
274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

Regional
Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Regional
Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Regional
Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Regional
Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Regional
Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Regional
Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Regional
Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Regional
Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Regional
Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Regional
Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Regional
UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.