Retribusi Kios di Sriwedari Solo Naik Jadi Rp 600.000, Gibran Janji Beri Keringanan

Kompas.com - 28/01/2022, 11:16 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berjanji akan memberikan keringatan tarif retribusi bagi pelaku usaha kecil kios Sriwedari di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, Jawa Tengah.

"Iya, yang pengetikan itu nanti kita kasih keringanan (tarif retribusi). Tenang saja," kata Gibran ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022).

Gibran juga berencana mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha pengetikan kios Sriwedari agar permasalahan tarif retribusi selesai.

Baca juga: Protes Restribusi Kios di Sriwedari Solo Naik Jadi Rp 600.000, Pedagang Surati Gibran

Sebelumya, pelaku usaha kecil kios Sriwedari tergabung dalam Paguyuban Kios Stadion Sriwedari (PKSS) di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo keberatan dengan tarif retribusi bulanan yang ditetapkan Pemkot Solo.

Berdasarkan Perwali No 2 Tahun 2022 tarif retribusi mengalami kenaikan dari semula Rp 90.000 per bulan menjadi Rp 600.000 per bulan.

Salah satu pelaku usaha kecil kios Sriwedari, Hasan mengatakan, kenaikan tarif retribusi membuat pelaku usaha kios Sriwedari keberatan.

Perwakilan pelaku usaha kecil kios Sriwedari tergabung dalam Paguyuban Kios Stadion Sriwedari (PKSS) setelah menyerahkan surat permohonan keringan di Balai Kota Solo, Kamis (27/1/2022).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Perwakilan pelaku usaha kecil kios Sriwedari tergabung dalam Paguyuban Kios Stadion Sriwedari (PKSS) setelah menyerahkan surat permohonan keringan di Balai Kota Solo, Kamis (27/1/2022).

Selain terlalu besar, kenaikan tarif retribusi itu tidak diberlakukan secara merata kepada para pelaku usaha kios Sriwedari lainnya.

"Di belakang kios itu ada pedagang selter kuliner Sriwedari. Seharinya untuk paguyuban Rp 1.000. Untuk Pemkot Rp 1.000 juga," kata Hasan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Jumlah Siswa dan Guru Positif Covid-19 di SMA Warga Solo Bertambah

Pihaknya meminta keringanan tarif retribusi sebesar Rp 150.000 per bulan. Sebab, mereka tidak sanggup jika harus membayar tarif retribusi sebesar Rp 600.000 per bulan.

Hasan juga membandingkan dengan pelaku usaha kios Sriwedari lainnya yang hanya diminta membayar tarif retribusi sebesar Rp75.000 per bulan.

"Kalau tarif retribusi Rp 600.000 per bulan itu berat sekali. Lha, yang kios buku-buku itu hanya diminta tarif retribusi Rp 75.000 per bulan," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Legenda Kumbang Bernaung, Asal Usul Nama Danau Malawen

Legenda Kumbang Bernaung, Asal Usul Nama Danau Malawen

Regional
Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Regional
Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Regional
Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Regional
Kebakaran di Labuan Bajo, Warung Makan dan Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Labuan Bajo, Warung Makan dan Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Regional
Bupati Aceh Tamiang: Agar Aman PMK, Periksakan Hewan Kurban ke Posko Kecamatan

Bupati Aceh Tamiang: Agar Aman PMK, Periksakan Hewan Kurban ke Posko Kecamatan

Regional
Profil Singkat PT Smoore Technology Indonesia, Pabrik Rokok Elektrik yang Diresmikan Menteri Investasi

Profil Singkat PT Smoore Technology Indonesia, Pabrik Rokok Elektrik yang Diresmikan Menteri Investasi

Regional
Tjahjo Kumolo Meninggal, FX Rudy Berduka: Kehilangan Teman Ngopi dan Sosok Jago Lobi

Tjahjo Kumolo Meninggal, FX Rudy Berduka: Kehilangan Teman Ngopi dan Sosok Jago Lobi

Regional
Prada Beryl Gugur Ditembak KKB, Sosoknya Dikenal Sering Santuni Anak Yatim dan Ingin Berangkatkan Ibu Berhaji

Prada Beryl Gugur Ditembak KKB, Sosoknya Dikenal Sering Santuni Anak Yatim dan Ingin Berangkatkan Ibu Berhaji

Regional
Sistem Bubble Covid-19 ASEAN Para Games 2022, Gibran: Per Hotel Per Cabor

Sistem Bubble Covid-19 ASEAN Para Games 2022, Gibran: Per Hotel Per Cabor

Regional
Terima Aduan soal Jalur Zonasi PPDB Jawa Tengah, Ombudsman Lakukan Pengawasan

Terima Aduan soal Jalur Zonasi PPDB Jawa Tengah, Ombudsman Lakukan Pengawasan

Regional
Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Regional
1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

Regional
Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Regional
PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.