Bank Bengkulu Gelontorkan Pinjaman Rp 130 Miliar untuk Perangkat Desa, Ini Syaratnya

Kompas.com - 27/01/2022, 17:51 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Bank Bengkulu menggelontorkan dana pinjaman untuk perangkat desa sejak 2020 sebesar Rp 130 miliar. Ada 2.886 perangkat desa yang telah mengakses pinjaman berbasis jaminan SK perangkat desa dan sertifikat agunan ini.

"Bank Bengkulu sejak 2020 telah meluncurkan program kredit untuk perangkat desa dengan jaminan SK perangkat desa dan sertifikat. Terdapat 2.886 perangkat desa sudah mendapatkan pinjaman itu," kata Corporate Secretary Bank Bengkulu, Roby Wijaya saat ditemui kompas.com di ruang kerjanya, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Ibu dan 4 Anak Sudah 2 Hari Tidak Makan, Wali Kota Bengkulu Kirim Bantuan

Program ini inisiatif dari pengembangan bisnis dari Bank Bengkulu yang menyasar para perangkat desa.

Plafon pinjaman untuk setiap perangkat desa minimal Rp 25 juta, selama 3 tahun hingga 5 tahun.

Meski diminati banyak perangkat desa sejauh ini Bank Bengkulu baru melayani tiga kabupaten di Bengkulu yaitu, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan dan Kaur.

"Semua kabupaten akan kita sasar dalam waktu dekat baik secara online maupun jemput bola untuk desa yang sulit mengakses internet," jelas Roby.

Syarat untuk mendapatkan pinjaman selain bekerja sebagai perangkat desa, peserta harus membuka rekening Bank Bengkulu, fotokopi surat keputusan perangkat desa, surat dari kepala desa, camat, memiliki agunan, mengajukan permohonan tertulis di kantor cabang Bank Bengkulu di mana domisili perangkat desa.

"Program ini juga berusaha memutus ketergantungan meminjam uang dari rentenir," demikian ungkap Roby.

Baca juga: Motif Anak Seret dan Tendang Ayah di NTT, Kesal karena Tak Diberi Uang Pinjaman Bank

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usut Kematian Pria Bersimbah Darah di Lembata, Polisi Tunggu Hasil Visum

Usut Kematian Pria Bersimbah Darah di Lembata, Polisi Tunggu Hasil Visum

Regional
Korban Kecelakaan Bus Peziarah yang Dirawat di RSUD Ciamis Sudah Pulang

Korban Kecelakaan Bus Peziarah yang Dirawat di RSUD Ciamis Sudah Pulang

Regional
Pendaki Gunung Rinjani Terperosok ke Jurang 10 Meter, Ditemukan Selamat dengan Kondisi Patah Kaki

Pendaki Gunung Rinjani Terperosok ke Jurang 10 Meter, Ditemukan Selamat dengan Kondisi Patah Kaki

Regional
Petugas Kesulitan Tambal Tanggul yang Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Segini Tinggi Air Rob

Petugas Kesulitan Tambal Tanggul yang Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Segini Tinggi Air Rob

Regional
Demi Konten 'Live' IG, Puluhan Remaja Konvoi Bawa Pedang dan Celurit di Jalan, Ini Akibatnya

Demi Konten "Live" IG, Puluhan Remaja Konvoi Bawa Pedang dan Celurit di Jalan, Ini Akibatnya

Regional
Persoalan Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak Butuh Peran Semua Pihak

Persoalan Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak Butuh Peran Semua Pihak

Regional
Proyek Air Baku untuk IKN di Intake Sepaku Baru Rampung 10 Persen

Proyek Air Baku untuk IKN di Intake Sepaku Baru Rampung 10 Persen

Regional
Seperangkat Alat Shalat dan Jam Tangan Jadi Mas Kawin Pernikahan Adik Jokowi

Seperangkat Alat Shalat dan Jam Tangan Jadi Mas Kawin Pernikahan Adik Jokowi

Regional
Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba, Siswa: Saya Baru Selesai Rehab, Ingin Sekolah

Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba, Siswa: Saya Baru Selesai Rehab, Ingin Sekolah

Regional
Kaca Bus Damri Sintang-Pontianak Pecah, Diduga Ditembak

Kaca Bus Damri Sintang-Pontianak Pecah, Diduga Ditembak

Regional
Banyak Permintaan Berkemah di Titik Nol IKN Ditolak, Ini Alasannya

Banyak Permintaan Berkemah di Titik Nol IKN Ditolak, Ini Alasannya

Regional
Ribuan Kendaraan Masih Terjebak Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Ribuan Kendaraan Masih Terjebak Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Regional
Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 3)

Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 3)

Regional
Polisi Usut Kepemilikan Lahan Ganja Seluas 400 Meter Persegi di Keerom Papua

Polisi Usut Kepemilikan Lahan Ganja Seluas 400 Meter Persegi di Keerom Papua

Regional
Pencuri Besi Jembatan Senilai Rp 63 Juta Milik Perusahaan di Bima Ditangkap

Pencuri Besi Jembatan Senilai Rp 63 Juta Milik Perusahaan di Bima Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.