Tangisan Eks Bupati Talaud Usai Divonis 4 Tahun Penjara, Terbukti Terima Gratifikasi Rp 9,3 M dari Sejumlah Proyek

Kompas.com - 27/01/2022, 07:09 WIB
Sidang putusan kasus gratifikasi Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip di Pengadilan Negeri Manado, Sulut, Selasa (25/1/2022). 

Tribunmanado.co.id/Isvara SavitriSidang putusan kasus gratifikasi Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip di Pengadilan Negeri Manado, Sulut, Selasa (25/1/2022).

KOMPAS.com - Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip tampak menangis usai divonis empat tahun penjara dalam kasus penerimaan gratifikasi proyek di wilayahnya.

Selepas persidangan pada Selasa (25/1/2022), Sri mendatangi ketiga anak dan keluarganya yang menghadiri sidang di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Sulawesi Utara.

Sambil berlinang air mata, Sri terlihat memeluk mereka satu per satu. Anak dan sanak saudara Sri pun turut menangis.

"Enggak apa-apa, cuma empat tahun," ujarnya, dikutip dari Tribun Manado.

Sri Wahyumi terbukti melanggar Pasal 12B Ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur tentang gratifikasi.

Ia juga melanggar Pasal 12C Ayat 1 UU No 31/1999 juncto UU No 20/2001 lantaran tidak melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Kembali Dipenjara meski Belum Lama Bebas, Eks Bupati Talaud Menangis dan Bilang ke Anak “Tak Apa, Cuma 4 Tahun”

Terbukti terima gratifikasi Rp 9,3 M

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Dalam sidang, hakim menyatakan bahwa mantan Bupati Talaud 2014-2019 itu terbukti memperkaya diri.

Sri menerima gratifikasi proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud pada saat menjabat.

Majelis hakim mengatakan bahwa antara pertengahan 2014 dan 2017, Sri Wahyumi menerima gratifikasi atau commitment fee sebesar 10 persen dari nilai berbagai pekerjaan atau proyek yang dilelang kepada beberapa pengusaha.

Selama itu, dia terbukti menerima Rp 9.303.500.000 melalui empat ketua kelompok kerja (pokja) pengadaan barang dan jasa.

"Commitment fee diterima oleh terdakwa dari Mantan Ketua Pokja John Rianto Majampoh, Frans Lua, Azaria Mahatuil, dan Jelbi Eris di rumah dinas bupati maupun rumah pribadi," ucap Hakim Ad Hoc Edy Darma Putra, dikutip dari Tribun Manado.

Baca juga: Kembali Dipenjara, Eks Bupati Talaud Berlinang Air Mata dan Bilang Enggak Apa-apa, Cuma 4 Tahun

Di persidangan itu terungkap bahwa Sri Wahyumi memerintahkan empat ketua pokja untuk membantunya mengumpulkan uang.

”Untuk apa saya tempatkan kalian di sini kalau tidak bisa bantu Ibu? Ibu butuh dana untuk pilkada (2019),” tutur hakim anggota M Alfi Sahrin Usup, menirukan instruksi Sri Wahyumi kepada para ketua pokja, dilansir dari Kompas.id.

Kemudian, para ketua pokja tersebut memberikan spesifikasi proyek kepada para pengusaha sebelum dimulainya lelang elektronik.

Pemenang proyek pun telah ditentukan sebelum lelang bila pengusaha telah menyetorkan commitment fee kepada ketua pokja.

Commitment fee itu lalu diberikan kepada Sri Wahyumi.

Alfi menjelaskan, berdasarkan kesaksian para pengusaha, gratifikasi adalah hal biasa di Talaud selama kepemimpinan Sri Wahyumi.

”Sudah jadi rahasia umum di kalangan pengusaha di Talaud, harus memberikan fee 10 persen kepada terdakwa selaku bupati,” bebernya.

Baca juga: Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 SMA Terbaik di Sulawesi Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

7 SMA Terbaik di Sulawesi Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Tutup Waisak 2022, Langit Candi Borobudur Berhias Ribuan Lampion

Tutup Waisak 2022, Langit Candi Borobudur Berhias Ribuan Lampion

Regional
Dua Speed Boat Tabrakan di Depan Pelabuhan Tengkayu Tarakan, 2 Bocah Dalam Pencarian

Dua Speed Boat Tabrakan di Depan Pelabuhan Tengkayu Tarakan, 2 Bocah Dalam Pencarian

Regional
14 SMA Terbaik di Kalimantan Timur Versi LTMPT untuk PPDB 2022

14 SMA Terbaik di Kalimantan Timur Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
3 Napi di Maluku Dapat Remisi Khusus Waisak, Seorang WN Myanmar Langsung Bebas

3 Napi di Maluku Dapat Remisi Khusus Waisak, Seorang WN Myanmar Langsung Bebas

Regional
Ganjar Pranowo: Waisak 2022 Momentum Bangkitkan Semangat

Ganjar Pranowo: Waisak 2022 Momentum Bangkitkan Semangat

Regional
Usai Peringati Waisak, Vihara Tanah Putih Semarang Hadirkan Pertemuan Tokoh Lintas Agama

Usai Peringati Waisak, Vihara Tanah Putih Semarang Hadirkan Pertemuan Tokoh Lintas Agama

Regional
Owabong Waterpark: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Owabong Waterpark: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Gempa Bumi M 5 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat, Terasa hingga Manokwari

Gempa Bumi M 5 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat, Terasa hingga Manokwari

Regional
8 SMA Terbaik di Kalimantan Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

8 SMA Terbaik di Kalimantan Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Regional
9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Regional
20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.