Kompas.com - 26/01/2022, 20:01 WIB
Dua orang berolahraga pagi di Jembatan Siak IV, Pekanbaru. Kini, sebagian besi penyangga pagar berwarna hitam itu hilang dicuri orang. ANTARA/Riski MarutoDua orang berolahraga pagi di Jembatan Siak IV, Pekanbaru. Kini, sebagian besi penyangga pagar berwarna hitam itu hilang dicuri orang.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aparat Polsek Senapelan, Pekanbaru, Riau, sedang menyelidiki  kasus hilangnya pagar besi di Jembatan Siak IV.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait hal tersebut. Kemudian kami melakukan penyelidikan atas informasi yang kami dapat tersebut," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Senapelan Kompol Abdul Halim seperti dikutip dari Antara, Rabu (26/1/2022).

Tiang pengait pagar pembatas besi di Jembatan Siak IV Pekanbaru hilang secara misterius dan baru diketahui masyarakat sejak tiga hari terakhir.

Baca juga: Terungkap Motif Narapidana Bakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru

Diduga, besi-besi itu dicuri orang untuk dijual di pengepul besi bekas.

Setelah melihat langsung di lokasi, Abdul membenarkan bahwa memang sejumlah besi di jembatan tersebut telah hilang.

Tiang besi setinggi sekitar 60 sentimeter tersebut berfungsi sebagai pengait besi panjang untuk melindungi pejalan kaki yang melintas di jembatan tersebut.

"Ada sekitar tiga besi yang hilang. Kami juga sudah meminta keterangan beberapa saksi yang berada di lokasi guna mendapatkan petunjuk untuk mencari pelaku," kata Abdul.

Baca juga: Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, Ini Pendapat Ahli

Abdul belum dapat memastikan kapan besi-besi tersebut menghilang.

"Terkait permasalahan ini kami koordinasikan dengan dinas terkait," ucap dia.

Kejadian hilangnya bagian dari Jembatan Siak IV ini bukan yang pertama kalinya.

Sebelumnya, baut di jembatan yang sama pernah hilang.

Namun, beberapa pelaku yang mencuri baut tersebut sudah ditangkap.

Jembatan Siak IV ini diresmikan oleh Gubernur Riau pada Maret 2019, setelah proses pembangunannya molor hingga sekitar 10 tahun akibat berbagai kendala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Regional
Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Regional
Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Regional
Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Regional
Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Regional
Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Regional
Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Regional
Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan 'Settingan'

Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan "Settingan"

Regional
Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Regional
Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Regional
Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.