Sejak Wali Kota Eva Menjabat, Bandar Lampung Tidak Menerima Pegawai Honorer

Kompas.com - 25/01/2022, 17:18 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandar Lampung sudah tidak lagi menerima tenaga honorer sejak kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana.

"Kami memang tidak lagi rekrut tenaga honorer sejak Wali Kota Bandar Lampung baru memimpin," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung Herliwaty seperti dikutip dari Antara, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Dia menyebutkan, saat ini tenaga honorer di Kota Bandar Lampung berjumlah lebih dari 3.000 orang yang tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

"Paling banyak tenaga kontrak ada di Polisi Pamong Praja (Pol PP) 800 orang. Kemudian lainnya tersebar di Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan. Total 3.000 lebih," ujar Herliwaty.

Terkait adanya peraturan bahwa pada 2023 tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer, dia mengatakan, pada intinya Pemkot akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat.

"Intinya kita mengikuti instruksi pemerintah pusat. Tapi kita juga menawar, karena memang masih butuh tenaga kontrak," kata dia.

Baca juga: Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Menurut Herliwaty, tidak ada pengangkatan pegawai honorer pada 2023 akan menjadi kendala tersendiri bagi pemerintah daerah (Pemda).

Sebab, seperti yang diketahui bahwa formasi CPNS sudah tidak ada lagi untuk golongan I dan II.

"Ini jadi masalah juga, karena formasi CPNS juga rata-rata golongan III semua. Sedangkan di unit kerja tertentu masih membutuhkan golongan I dan II. Jadi kita pun masih menunggu solusinya dari pemerintah pusat seperti apa nantinya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Kecelakaan Bus Peziarah yang Dirawat di RSUD Ciamis Sudah Pulang

Korban Kecelakaan Bus Peziarah yang Dirawat di RSUD Ciamis Sudah Pulang

Regional
Pendaki Gunung Rinjani Terperosok ke Jurang 10 Meter, Ditemukan Selamat dengan Kondisi Patah Kaki

Pendaki Gunung Rinjani Terperosok ke Jurang 10 Meter, Ditemukan Selamat dengan Kondisi Patah Kaki

Regional
Petugas Kesulitan Tambal Tanggul yang Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Segini Tinggi Air Rob

Petugas Kesulitan Tambal Tanggul yang Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Segini Tinggi Air Rob

Regional
Demi Konten 'Live' IG, Puluhan Remaja Konvoi Bawa Pedang dan Celurit di Jalan, Ini Akibatnya

Demi Konten "Live" IG, Puluhan Remaja Konvoi Bawa Pedang dan Celurit di Jalan, Ini Akibatnya

Regional
Persoalan Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak Butuh Peran Semua Pihak

Persoalan Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak Butuh Peran Semua Pihak

Regional
Proyek Air Baku untuk IKN di Intake Sepaku Baru Rampung 10 Persen

Proyek Air Baku untuk IKN di Intake Sepaku Baru Rampung 10 Persen

Regional
Seperangkat Alat Shalat dan Jam Tangan Jadi Mas Kawin Pernikahan Adik Jokowi

Seperangkat Alat Shalat dan Jam Tangan Jadi Mas Kawin Pernikahan Adik Jokowi

Regional
Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba, Siswa: Saya Baru Selesai Rehab, Ingin Sekolah

Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba, Siswa: Saya Baru Selesai Rehab, Ingin Sekolah

Regional
Kaca Bus Damri Sintang-Pontianak Pecah, Diduga Ditembak

Kaca Bus Damri Sintang-Pontianak Pecah, Diduga Ditembak

Regional
Banyak Permintaan Berkemah di Titik Nol IKN Ditolak, Ini Alasannya

Banyak Permintaan Berkemah di Titik Nol IKN Ditolak, Ini Alasannya

Regional
Ribuan Kendaraan Masih Terjebak Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Ribuan Kendaraan Masih Terjebak Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Regional
Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 3)

Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 3)

Regional
Polisi Usut Kepemilikan Lahan Ganja Seluas 400 Meter Persegi di Keerom Papua

Polisi Usut Kepemilikan Lahan Ganja Seluas 400 Meter Persegi di Keerom Papua

Regional
Pencuri Besi Jembatan Senilai Rp 63 Juta Milik Perusahaan di Bima Ditangkap

Pencuri Besi Jembatan Senilai Rp 63 Juta Milik Perusahaan di Bima Ditangkap

Regional
Terdampak Banjir Rob, Ribuan Warga Demak Pilih Bertahan di Rumah

Terdampak Banjir Rob, Ribuan Warga Demak Pilih Bertahan di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.