Ribuan Ikan Mati di Waduk Komplek Industri SIER Surabaya, Sample Ikan dan Air Sedang Diuji

Kompas.com - 22/01/2022, 20:06 WIB
Potongan video ribuan ikan mati di waduk komplek industri PT SiER Surabaya. istimewaPotongan video ribuan ikan mati di waduk komplek industri PT SiER Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Beberapa potongan video viral di media sosial sejak Jumat (21/1/2022).

Video tersebut menunjukkan ribuan ikan mati dan menepi di waduk yang berada di komplek industri SIER Surabaya.

Dalam video tersebut perekam menyebut lokasi tersebut berada di waduk SIER Surabaya.

 

Perekam berencana akan memancing di waduk tersebut, saat sampai lokasi ternyata dia menemukan banyak ikan mati dan menepi di pinggir waduk.

Baca juga: Bermula dari Tersinggung Ditatap, Siswi SMP di Minahasa Utara Aniaya Sesama Pelajar

"Bahkan ikan sapu-sapu saja sampai mati, padahal terkenal sebagai ikan paling kuat. Ada apa ini," kata perekam video tersebut.

Direktur Operasional PT SIER Didik Prasetiyono mengaku, sudah melakukan sejumlah langkah sesuai prosedur yang berlaku.

"Sampling air dan ikan yang mati sudah diambil dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan," kata Didik, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/1/2022) sore.

Dia pun mengaku belum dapat menjelaskan detil penyebab kematian ikan akibat pencemaran atau fenomena cuaca, karena masih menunggu hasil laboratorium dan kajian dari tim yang ditunjuknya.

Baca juga: Tak Ada Perubahan Signifikan, Eri Cahyadi Bakal Tata Ulang Kebun Binatang Surabaya

"Kami tunggu hasil laboratorium saja," ujar dia.

Yang pasti, kata dia, perusahaan pelat merah itu memegang teguh prinsip pengelolaan kawasan industri yang berkelanjutan.

Pihaknya mengikuti penilaian proper dan konsisten mendapatkan proper biru, yang artinya telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Regional
9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Regional
20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Regional
Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus di Tol Sumo hingga Sebabkan 14 Penumpang Meninggal

Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus di Tol Sumo hingga Sebabkan 14 Penumpang Meninggal

Regional
Konflik Berakhir, Polisi Tetap Amankan dengan Ketat Perayaan Waisak di Desa Mareje Lombok Barat

Konflik Berakhir, Polisi Tetap Amankan dengan Ketat Perayaan Waisak di Desa Mareje Lombok Barat

Regional
Kecelakaan Maut di Karawang dan Tol Sumo, Pengamat Usulkan Pengelola Armada Diperiksa: Jangan Cuma Sopirnya

Kecelakaan Maut di Karawang dan Tol Sumo, Pengamat Usulkan Pengelola Armada Diperiksa: Jangan Cuma Sopirnya

Regional
Jalan Rusak, Ibu Hamil di NTT Ditandu 8 Km Saat Mau Melahirkan, Sempat Pendarahan

Jalan Rusak, Ibu Hamil di NTT Ditandu 8 Km Saat Mau Melahirkan, Sempat Pendarahan

Regional
Hutan Pinus Limpakuwus: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hutan Pinus Limpakuwus: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Tarif Tes PCR Rp 600.000, Laboratorium Swasta di PLBN Entikong Ditutup Sementara

Tarif Tes PCR Rp 600.000, Laboratorium Swasta di PLBN Entikong Ditutup Sementara

Regional
Gara-gara Sakit Hati Tak Dimainkan Saat Pertandingan, Seorang Pemuda Tusuk Pelatih Futsalnya, Ini Kronologinya

Gara-gara Sakit Hati Tak Dimainkan Saat Pertandingan, Seorang Pemuda Tusuk Pelatih Futsalnya, Ini Kronologinya

Regional
Harga Tes PCR Capai Rp 600.000, Ini Penjelasan Kepala PLBN Entikong

Harga Tes PCR Capai Rp 600.000, Ini Penjelasan Kepala PLBN Entikong

Regional
Kecelakaan di Karawang dan Tol Sumo Tewaskan 21 Orang, Pengamat: Akumulasi Keletihan 'Driver' Usai Arus Mudik dan Balik

Kecelakaan di Karawang dan Tol Sumo Tewaskan 21 Orang, Pengamat: Akumulasi Keletihan "Driver" Usai Arus Mudik dan Balik

Regional
Gadis Muda di Aceh Dikira Dilarikan Pacarnya, Orangtua Lapor Polisi, Ternyata...

Gadis Muda di Aceh Dikira Dilarikan Pacarnya, Orangtua Lapor Polisi, Ternyata...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.