Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Booster, RSUD Mataram: Warga Luar Kota Juga Kami Layani

Kompas.com - 21/01/2022, 15:44 WIB

KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memulai vaksinasi Covid-19 booster. Layanan itu disediakan secara gratis untuk warga.

"Layanan vaksin penguat di RSUD Mataram, tidak hanya untuk warga Kota Mataram, tapi warga luar Mataram juga kami layani, sebab mereka juga berhak. Apalagi, kami merupakan rumah sakit rujukan di daerah ini," kata Direktur Utama RSUD Kota Mataram dr Eka Nurhayati di Mataram, seperti dikutip dari Antara, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Kerajaan-kerajaan yang Pernah Pindah Ibu Kota, dari Majapahit hingga Mataram Islam

Eka menjelaskan, masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas boleh mengikuti vaksinasi Covid-19 booster di RSUD Mataram. Namun, RSUD Mataram memprioritaskan vaksinasi booster untuk warga lanjut usia.

Masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi booster harus membawa kartu tanda penduduk dan sertifikat vaksin kedua. Masyarakat harus menerima vaksin dosis kedua enam bulan lalu.

"Layanan vaksinasi Covid-19 penguat di RSUD Mataram, kami buka mulai Kamis (20/1/2022) kemarin, dan antusias warga cukup bagus," katanya.

Pada hari pertama, sebanyak 36 warga mengikuti vaksinasi booster di RSUD Mataram. Mereka terdiri dari 14 lansia dan 22 masyarakat umum usia 18 tahun ke atas.

Layanan vaksinasi dosis ketiga di RSUD Mataram ini dibuka selama enam hari kerja, mulai Senin hingga Sabtu. Layanan itu dimulai pukul 07.30 Wita.

Masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi bisa mengunjungi tenda di depan ruang tunggu RSUD Kota Mataram.

"Jadi silakan masyarakat yang ingin dapat vaksin ketiga datang ke RSUD Mataram, setiap jam kerja," katanya.

Saat ini, RSUD Kota Mataram menggunakan vaksin merek Pfizer.

"Sekarang kami punya tujuh vial vaksin Pfizer dan kami sudah minta lagi ke dinas kesehatan," katanya.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Mataram Kosong, Ini Penjelasan Dinkes

Eka mengimbau warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 booster sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Vaksin penguat bisa untuk membentengi kita dari berbagai serangan penyakit. Jadi ayo vaksin ketiga dan ini gratis," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ternyata Berawal Saling Klaim Lahan

Penembakan Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ternyata Berawal Saling Klaim Lahan

Regional
Saat Hakim Beda Pendapat hingga Bandar Narkoba Bebas

Saat Hakim Beda Pendapat hingga Bandar Narkoba Bebas

Regional
Pemasangan Patok IKN Ternyata Sudah Disosialisasikan, tapi Tergesa-gesa

Pemasangan Patok IKN Ternyata Sudah Disosialisasikan, tapi Tergesa-gesa

Regional
6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri karena Lokasi Penempatan Jauh

6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri karena Lokasi Penempatan Jauh

Regional
Tersambar Petir, Seorang Penambang Timah Tewas, 8 Lainnya Terluka

Tersambar Petir, Seorang Penambang Timah Tewas, 8 Lainnya Terluka

Regional
Gajah Hamil Ditemukan Mati di Bengkalis Riau, Bangkai Tergeletak di Dekat Kebun Sawit

Gajah Hamil Ditemukan Mati di Bengkalis Riau, Bangkai Tergeletak di Dekat Kebun Sawit

Regional
15 Gunung di Jawa Tengah, Lengkap dengan Lokasi dan Ketinggian

15 Gunung di Jawa Tengah, Lengkap dengan Lokasi dan Ketinggian

Regional
Niat 'Healing' ke Pasar Malam, Ratusan Warga Solo Malah Terjebak Macet

Niat "Healing" ke Pasar Malam, Ratusan Warga Solo Malah Terjebak Macet

Regional
Hilang Saat Memancing Ikan, 2 Nelayan di NTT Ditemukan Selamat

Hilang Saat Memancing Ikan, 2 Nelayan di NTT Ditemukan Selamat

Regional
Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit, 2 Orang Terkena Peluru Hampa

Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit, 2 Orang Terkena Peluru Hampa

Regional
Asal-usul Danau Maninjau, Kisah Tempat Penghakiman Siti Rasani dan Giran oleh Bujang Sembilan

Asal-usul Danau Maninjau, Kisah Tempat Penghakiman Siti Rasani dan Giran oleh Bujang Sembilan

Regional
Sumber Gempong, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Sumber Gempong, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Terseret Arus Saat Berenang di Sungai, Bocah 11 Tahun di Tabalong Kalsel Tenggelam

Terseret Arus Saat Berenang di Sungai, Bocah 11 Tahun di Tabalong Kalsel Tenggelam

Regional
Curug Malela, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Curug Malela, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
[POPULER NUSANTARA] Menanti Kabar Baik dari Swiss | Wisatawan Dipaka Sewa Jip Saat ke Bunker Kaliadem

[POPULER NUSANTARA] Menanti Kabar Baik dari Swiss | Wisatawan Dipaka Sewa Jip Saat ke Bunker Kaliadem

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.