Diduga Caplok Tanah Warga untuk Bangun Hotel, Rektor UNP Digugat

Kompas.com - 21/01/2022, 14:11 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, digugat oleh warga ke Pengadilan Negeri Padang, karena diduga mencaplok tanah milik warga untuk membangun hotel.

Sidang gugatan tersebut dilaksanakan di PN Padang pada Kamis (20/1/2022), dengan hakim ketua Asni Meriyenti.

Kuasa hukum penggugat Amiziduhu Mendrofa mengatakan, kliennya memiliki sebidang tanah yang terletak di Jalan A R Hakim Nomor 6, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Baca juga: Cerita Warga Padang Bantu Pemerintah Saat Krisis 1950, Sekarang Gugat Presiden Bayar Utang

Luas lahan sesuai Surat Ukur/Gambar Situasi Nomor : 407 / 1997 dengan Luas 530 meter persegi yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang tertanggal 22 November 1997.

Namun, pada Surat Keterangan Pendaftaran Tanah Nomor 173/1998 tertanggal 27 Maret 1998 yang dikeluarkan BPN Padang, lahan itu seluas 526 meter persegi.

Selanjutnya, menurut Mendrofa, pada Januari 2021, tergugat atau pihak UNP menguasai tanah tanpa izin kliennya.

Bahkan, pihak UNP langsung melakukan pemasangan pagar dan mendirikan pos penjagaan di atas tanah yang diklaim milik penggugat.

Baca juga: Ke IPB, UNP Siapkan Diri Jadi PTN-BH di 2022

Mendrofa mengatakan, pihaknya telah berusaha untuk mencari solusi terbaik dengan mengirim surat somasi kepada Rektor UNP pada 11 Februari 2021.

Namun, pihak Rektor UNP menyatakan bahwa obyek perkara atau lahan tersebut adalah milik UNP.

Menurut Mendrofa, pihak UNP tidak memperlihatkan bukti-bukti kepemilikan.

Kemudian, pada 22 April 2021, pihak Polda Sumatera Barat melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum telah meminta penjelasan kepada pihak penggugat dan tergugat.

Menurut Mendrofa, pada saat itu tergugat menyatakan tidak memiliki bukti kepemilikan tanah.

"Kita mohon kepada hakim untuk menghukum tergugat agar menyerahkan tanah yang menjadi hak penggugat, dan menghukum tergugat untuk mengganti kerugian sebagai akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan tergugat yang sekiranya dapat dinilai masing-masing Rp 50 juta," kata Mendrofa kepada Kompas.com, Kamis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Regional
'Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah'

"Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah"

Regional
Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Regional
Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Regional
WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

Regional
Kopeng Treetop Adventure Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kopeng Treetop Adventure Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Istri Oknum Polisi di Sikka Adukan Selingkuhan Suami ke Polres

Istri Oknum Polisi di Sikka Adukan Selingkuhan Suami ke Polres

Regional
Bakal Terbang ke Paris, Gibran Akan Pamerkan UMKM Kota Solo

Bakal Terbang ke Paris, Gibran Akan Pamerkan UMKM Kota Solo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tanggul Jebol akibat Rob di Semarang | Kasatlantas Polres Ciamis Meninggal Dunia

[POPULER NUSANTARA] Tanggul Jebol akibat Rob di Semarang | Kasatlantas Polres Ciamis Meninggal Dunia

Regional
Tebing Keraton di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Tebing Keraton di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Rob Menggila di Pesisir Utara Jateng, BMKG Sebut Fenomena Perigee Jadi Penyebabnya

Rob Menggila di Pesisir Utara Jateng, BMKG Sebut Fenomena Perigee Jadi Penyebabnya

Regional
Pantai Sanur di Bali, Keindahan, Aktivitas, dan Rute

Pantai Sanur di Bali, Keindahan, Aktivitas, dan Rute

Regional
Ulah 2 Hakim PN Rangkasbitung, Terungkap Pernah Pakai Sabu di Kantor, Alat Isapnya Disimpan di Meja Kerja

Ulah 2 Hakim PN Rangkasbitung, Terungkap Pernah Pakai Sabu di Kantor, Alat Isapnya Disimpan di Meja Kerja

Regional
Ancam Pakai Airsoft Gun, Karyawan Laboratorium di Kendari Cabuli Teman Wanitanya

Ancam Pakai Airsoft Gun, Karyawan Laboratorium di Kendari Cabuli Teman Wanitanya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 24 Mei 2022, Cerah dari Pagi hingg Sore

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 24 Mei 2022, Cerah dari Pagi hingg Sore

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.