Video Viral Harimau Muncul di Pasaman Barat, BKSDA Halau dengan Cara Ini

Kompas.com - 19/01/2022, 14:19 WIB
Tangkapan layar penampakan seekor Harimau di Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat pada Senin, (17/01/2022). INSTAGRAM/@infopasbar_Tangkapan layar penampakan seekor Harimau di Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat pada Senin, (17/01/2022).

PADANG, KOMPAS.com - Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) muncul di Pasaman Barat, Sumatera Barat, dan terekam kamera warga.

Video tersebut viral beredar di sejumlah media sosial, salah satunya di akun Instagram @infopasbar_.

Dalam keterangan video yang ditulis @infopasbar_, disebutkan bahwa harimau itu muncul di Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, pada Senin (17/1/2022).

"Penampakan seekor Harimau aka Inyiak Balang di Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (17/01/2022). Sumber @rivalda_06," tulis akun tersebut.

Baca juga: BKSDA Sumbar Berhasil Evakuasi Harimau yang Masuk Pemukiman Warga Agam

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Info Pasaman Barat (@infopasbar_)

Dalam video yang dilihat Kompas.com pada Rabu (19/1/2022), harimau belang itu tampak muncul tepat di depan kendaraan yang diduga eskavator untuk menebang pohon di hutan.

Dari jarak dekat, harimau itu terlihat tenang bahkan sampai berbaring di tanah. Tak lama setelah itu, harimau pergi meninggalkan lokasi.

Warga yang merekam penampakan harimau ini terlihat berada di ekskavator dengan jarak hanya beberapa meter dari harimau.

Berkaitan dengan video viral ini, Kompas.com menghubungi Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono.

Ardi mengaku sudah mendapat informasi terkait harimau di Pasaman Barat ini. Pihaknya pun sudah menerjunkan tim ke lokasi.

"Tim sudah berada di lokasi saat ini," kata Ardi dihubungi Kompas.com, Rabu (19/1/2020).

Baca juga: BKSDA Bengkulu Tindaklanjuti Laporan Harimau Mangsa Sapi Warga

Ardi mengatakan, untuk melindungi harimau, pihaknya meminta agar semua kegiatan yang sifatnya mengganggu harimau dihentikan sementara.

“Kita upayakan penghalauan dengan menggunakan (bunyi-bunyian) meriam (karbit),” ujar Ardi.

Dikutip dari laman resmi KSDAE Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, bunyi-bunyian seperti meriam karbit biasanya cukup efektif dalam penghalauan atau pengusiran satwa liar agar menjauh dan masuk ke dalam habitatnya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Regional
Kisah Anak Curi Uang Buat Beli Ponsel Agar Bisa PJJ di Tasikmalaya Diangkat Jadi Film

Kisah Anak Curi Uang Buat Beli Ponsel Agar Bisa PJJ di Tasikmalaya Diangkat Jadi Film

Regional
Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten, Ketua DPRD Singgung soal Reformasi Birokrasi

Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten, Ketua DPRD Singgung soal Reformasi Birokrasi

Regional
MXGP Samota, Sejumlah Pantai Dijadikan Area Camping Ground, Mana Saja?

MXGP Samota, Sejumlah Pantai Dijadikan Area Camping Ground, Mana Saja?

Regional
Malino Highlands di Sulawesi Selatan: Harga Tiket, Jam Buka, Rute, dan Resort

Malino Highlands di Sulawesi Selatan: Harga Tiket, Jam Buka, Rute, dan Resort

Regional
Dampak Wabah PMK, Stok Hewan Kurban di Tanjungpinang Kurang

Dampak Wabah PMK, Stok Hewan Kurban di Tanjungpinang Kurang

Regional
Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Regional
Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Regional
Tak Mampu Selesaikan 'Malioboro-nya' Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Tak Mampu Selesaikan "Malioboro-nya" Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Regional
Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.