Tebas Kaki Korban dengan Parang, Remaja di Minahasa Selatan Terancam 15 Tahun Penjara

Kompas.com - 19/01/2022, 11:23 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Seorang remaja di Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, terancam mendekam selama 15 tahun setelah menebas kaki korbannya dengan parang.

Pelaku diketahui berinisial FLT alias Leo, warga Desa Liningaan, Kecamatan Maesaan, Minsel, dan baru berusia 17 tahun.

Dalam kasus tersebut, Leo telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Minsel. Tersangka saat ini ditahan di Polres Minsel.

Baca juga: Begal yang Tebas Tangan Warga Kudus Baru Sekali Beraksi, Uang Hasil Kejahatan untuk Foya-foya

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo, Minsel, pada Kamis (13/1/2022) malam.

Tersangka FLT melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam parang jenis cakram terhadap korban Chandra Winokan (16), warga Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo.

Kejadian itu berawal saat korban, Chandra, bersama temannya menggunakan sepeda motor dari Desa Mopolo Esa menuju ke Alfamart Desa Pontak.

Namun, karena Alfamart telah tutup, korban dan temannya pun langsung pulang. Di tengah perjalanan, dianiaya oleh tersangka yang muncul tiba-tiba dari sebelah kanan korban.

Korban mengalami luka pada kaki sebelah kanan dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Cantia Tompaso Baru untuk mendapatkan perawatan medis.

Polsek Ranoyapo bersama anggota Koramil Motoling mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah anak muda yang sedang berada di lokasi kejadian.

Baca juga: 4 Begal yang Tebas Tangan Karyawan di Kudus Ditangkap, 3 di Antaranya Pelajar

Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa mengatakan, kronologis kejadian yaitu korban dan temannya menggunakan sepeda motor dalam perjalanan pulang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rob Terjang Pantura, Ganjar Minta Pemda Siapkan Posko Darurat

Rob Terjang Pantura, Ganjar Minta Pemda Siapkan Posko Darurat

Regional
Banjir Rob Melanda Pesisir Kota Tegal, Warga Sebut Terparah Sejak 1998

Banjir Rob Melanda Pesisir Kota Tegal, Warga Sebut Terparah Sejak 1998

Regional
Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Regional
Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Regional
Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Regional
KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

Regional
Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Regional
Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Regional
Lifter Nurul Akmal: Saya Menang Olimpiade, Sea Games, Satu Ucapan Selamat Pun Tak Ada

Lifter Nurul Akmal: Saya Menang Olimpiade, Sea Games, Satu Ucapan Selamat Pun Tak Ada

Regional
Tanggul Jebol akibat Rob, Ratusan Karyawati Dievakuasi dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Tanggul Jebol akibat Rob, Ratusan Karyawati Dievakuasi dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Regional
Staf Ahli Gubernur Dilantik Jadi Penjabat Sekda Banten

Staf Ahli Gubernur Dilantik Jadi Penjabat Sekda Banten

Regional
Diduga Korupsi Rp 2,1 Miliar, Mantan Karyawan Bank Ditahan Kejati Sulut

Diduga Korupsi Rp 2,1 Miliar, Mantan Karyawan Bank Ditahan Kejati Sulut

Regional
Pria di NTT Mencoba Bunuh Diri di Bus dengan Memotong Alat Kelaminnya

Pria di NTT Mencoba Bunuh Diri di Bus dengan Memotong Alat Kelaminnya

Regional
Desa Penglipuran di Bali, Asal-usul dan Desa Wisata

Desa Penglipuran di Bali, Asal-usul dan Desa Wisata

Regional
KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.