Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Kompas.com - 17/01/2022, 20:36 WIB
Suanana rumah Asnawi Lawi, wartawan Serambi Indonesia paska terbakar. Dok pribadi Asnawi LawiSuanana rumah Asnawi Lawi, wartawan Serambi Indonesia paska terbakar.

BANDA ACEH, KOMPAS.com -Kodam Iskandar Muda tetap mengedepankan proses hukum terhadap prajurit jika terbukti melakukan kesalahan dan melawan hukum.

Hal ini ditegaskan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Muhammad Hasan, terkait proses pemeriksaan kasus pembakaran rumah seorang jurnalis di Aceh, yang diduga melibatkan anggota TNI.

Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Pomdam IM) sedang melakukan penyelidikan kasus pembakaran rumah jurnalis tersebut.

“Pomdam IM sedang bekerja keras untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus yang dilimpahkan ke Pomdan IM pada 5 Januari 2022 lalu oleh Polda Aceh,” jelas Pangdam usai kegiatan Hari Yatim Gembira di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Diduga Rumahnya Dibakar TNI, Jurnalis Aceh Asnawi Diperiksa Pomdam IM

Disebutkan Pangdam, sesuai dengan perintah dari komando atas agar diusut tuntas.

“Jika memang terbukti pada proses penyelidikan oleh Pomdam IM bahwa ada keterlibatan oknum TNI, tentunya akan ada proses hukum lanjutan terhadap pelaku, kita sangat berkomitmen pada penegakan hukum,” tegas Mayjen Hasan.

Diperiksa sebagai saksi korban, jurnalis Harian Serambi Indonesia, Asnawi Luwi dicecar 29 pertanyaan dari penyidik Polisi Militer Kodam Iskandar Muda.

“Karena kasus ini sudah dilimpahkan ke Pomdam, jadi saya dipanggil lagi untuk diperiksa, ujar Asnawi, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis Di Aceh, Diyakini karena Pemberitaan

Asnawi Luwi, seorang jurnalis Harian Serabi Indonesia menjadi korban tindak kekerasan, dimana rumah pribadinya dibakar, diduga anggota TNI terlibat dalam kasus pebakaran tersebut.

Rumah Asnawi terletak di Gampong Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala, Aceh Tenggara. Insiden pembakaran rumah tersebut terjadi pada 30 Juli 2019.

Kondisi rumah saat itu sebagian besar hangus terbakar menyisakan dinding beton dan sebagian atap. Satu mobilnya yang terparkir di garasi ikut hangus.

Kasus ini awalnya ditangani Kepolisian Resor Aceh Tenggara. Sejak 5 Oktober 2021, Kepolisian Daerah Aceh mengambil alih kasus ini karena sejumlah pertimbangan. Misalnya, novum yang harus didalami dan dipelajari lebih lanjut.

Berdasarkan penyelidikan polisi, dugaan sementara pelaku mengarah kepada anggota TNI sehingga kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Pomdam Iskandar Muda.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Regional
Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Regional
Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Regional
Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Regional
Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Regional
Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Regional
Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Regional
Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan 'Settingan'

Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan "Settingan"

Regional
Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Regional
Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Regional
Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.