1.699 Rumah dan 15 Sekolah Rusak akibat Gempa Banten

Kompas.com - 16/01/2022, 08:26 WIB

KOMPAS.com - Sebanyak 1.699 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten akibat gempa tektonik bermagnitudo 6,6 yang terjadi Jumat (14/1/2022).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro mengatakan, ribuan rumah rusak itu tersebar di 28 kecamatan dan 123 desa.

"Kami meyakini data jumlah rumah rusak itu bertambah," kata Girgi Jantor dikutip dari Antara, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Gempa Banten, 1.100 Rumah dan 13 Sekolah Dilaporkan Rusak

Berdasarkan pendataan hingga pukul 23.00 WIB Sabtu, tercatat ribuan rumah yang rusak terdiri dari kerusakan dengan kategori ringan 992 unit, rusak sedang 408 unit dan rusak berat 299 unit.

"Semua rumah warga yang mengalami kerusakan tentu akan mendapatkan bantuan, terutama rumah yang rusak berat," katanya.

Selain rumah, kerusakan juga berdampak pada 15 gedung sekolah, 14 puskesmas, tiga kantor desa dan tempat usaha serta empat masjid di Pandeglang.

Baca juga: Ahli Ungkap Penyebab Gempa Banten Bisa Terasa hingga Jakarta dan Lampung

Menurut Girgi, pihaknya hingga kini terus melakukan pendataan kerusakan rumah maupun warga yang terdampak bencana gempa agar mereka menerima bantuan bahan pokok.

Sebab, pemerintah berkomitmen untuk membantu masyarakat yang dilanda musibah agar mereka hidup yang layak dan tidak mengalami kerawanan pangan.

Selain itu masyarakat yang rumahnya rusak berat akan menerima hunian tetap (huntap).

"Kami mengoptimalkan pendataan agar warga korban bencana alam itu menerima bantuan tepat sasaran," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Pelat Putih, 9 Kendaraan di Pekanbaru Ditilang

Pakai Pelat Putih, 9 Kendaraan di Pekanbaru Ditilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Mei 2022

Regional
Bali Hujan Lebat, 7 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kena Imbas

Bali Hujan Lebat, 7 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kena Imbas

Regional
Sempat Dikabarkan Hilang, Dokter Faisal Ditemukan Selamat Bersama Perempuan

Sempat Dikabarkan Hilang, Dokter Faisal Ditemukan Selamat Bersama Perempuan

Regional
Korban Miras Ilegal di Sorong Bertambah Jadi 6 Orang, Kedatangan Jenazah Disambut Isak Tangis

Korban Miras Ilegal di Sorong Bertambah Jadi 6 Orang, Kedatangan Jenazah Disambut Isak Tangis

Regional
Viral, Video Pengendara Motor Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Probolinggo

Viral, Video Pengendara Motor Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Probolinggo

Regional
Banjir Lumpur Terjang SMP 3 Kokap Kulon Progo, Kelas hingga Perpustakaan Tergenang

Banjir Lumpur Terjang SMP 3 Kokap Kulon Progo, Kelas hingga Perpustakaan Tergenang

Regional
Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kakak Ipar Tega Perkosa dan Bunuh Siswi Madrasah Aliyah di Demak

Kakak Ipar Tega Perkosa dan Bunuh Siswi Madrasah Aliyah di Demak

Regional
Hilux Tabrak 2 Motor di Manokwari, Warga Sempat Akan Bakar Mobil Penabrak

Hilux Tabrak 2 Motor di Manokwari, Warga Sempat Akan Bakar Mobil Penabrak

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Estimasi Jarak Luncur 2.000 Meter

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Estimasi Jarak Luncur 2.000 Meter

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Mei 2022

Regional
Ditanya Kinerja Gibran Rakabuming Pimpin Solo, Jokowi: Tanya Saja Pak Wali Kota

Ditanya Kinerja Gibran Rakabuming Pimpin Solo, Jokowi: Tanya Saja Pak Wali Kota

Regional
Menyerang dengan Parang, Polisi Tembak Kaki DPO Pembobol Kantor BWS di Bima

Menyerang dengan Parang, Polisi Tembak Kaki DPO Pembobol Kantor BWS di Bima

Regional
Diduga Jual Kulit Harimau, Mantan Bupati Bener Meriah Ditangkap

Diduga Jual Kulit Harimau, Mantan Bupati Bener Meriah Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.