Kompas.com - 14/01/2022, 15:43 WIB
Salahseorang pejabat Pemkot Tasikmalaya berusia lanjut tengah mendapatkan suntikan vaksin ketiga alias booster perdana usai tenaga kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (14/1/2022). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASalahseorang pejabat Pemkot Tasikmalaya berusia lanjut tengah mendapatkan suntikan vaksin ketiga alias booster perdana usai tenaga kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (14/1/2022).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai memberikan vaksin dosis ketiga atau booster secara gratis kepada masyarakat di Bale Kota Tasikmalaya pada Jumat (14/1/2022).

Sebanyak 500 vaksin booster jenis AstraZeneca telah diberikan dalam waktu beberapa jam kepada warga yang bekerja melakukan pelayanan publik terlebih dahulu.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Vaksinasi Booster Jabar Dilakukan di 10 Daerah

"Namun, ada syaratnya yakni warga harus sudah mendapatkan vaksin kedua minimal 6 bulan lalu sesuai anjuran dari Kemenkes. Baru mereka bisa mendapatkan vaksin booster atau ketiga. Kita hari ini perdana disediakan ada 500 vaksin booster jenis AstraZeneca," jelas Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, di Bale Kota Tasikmalaya, Jumat (14/1/2022).

Asep menambahkan, kuota vaksin booster ini merupakan stok dahulu yang ternyata sesuai dan bisa dipakai sebagai vaksin dosis ketiga sesuai anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Baca juga: Pemkab Ciamis Belum Berencana Gelar Vaksinasi Booster, Ini Alasannya

Adapun sampai sekarang pihaknya masih menunggu pengiriman vaksin ketiga dari Pemerintah Pusat untuk pelaksanaan kembali vaksinasi booster massal.

"Sasaran terlebih dahulu adalah para warga lanjut usia (lansia) dan warga yang memiliki pekerjaan rentan penularan atau pelayanan publik nantinya. Baru nanti akan diberikan kepada warga umum disesuaikan dengan kuota yang nantinya diterima oleh Kota Tasikmalaya," tambah Hendra.

Adapun bagi warga yang belum minimal 6 bulan menerima vaksin kedua belum bisa mendapatkan vaksin booster sesuai anjuran Kemenkes.

Sehingga, pihaknya pun nanti akan melakukan pengecekan pendataan ulang untuk mengetahui jumlah warga yang berhak mendapatkan vaksin booster.

"Nah, kita juga akan mendata lagi jumlah sasaran penerima vaksin booster yang telah minimal 6 bulan mendapatkan vaksin kedua sebelumnya. Nanti akan muncul berapa jumlahnya dan vaksin booster dari pemerintah pusat pun diyakini akan mencukupinya bagi warga Kota Tasikmalaya," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Pemadam Kebakaran di Bengkulu, Bekerja Bertaruh Nyawa, tapi Merana Honor 5 Bulan Tak Diterima, Utang Sana Sini

Nasib Pemadam Kebakaran di Bengkulu, Bekerja Bertaruh Nyawa, tapi Merana Honor 5 Bulan Tak Diterima, Utang Sana Sini

Regional
Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kembali Buka Rute ke Malaysia, Penumpang Membeludak

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kembali Buka Rute ke Malaysia, Penumpang Membeludak

Regional
Ancam Sebar Video Call Seks, Transpuan di Lombok Timur Ditangkap

Ancam Sebar Video Call Seks, Transpuan di Lombok Timur Ditangkap

Regional
Ada Wabah PMK, Dispertan Sukoharjo Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Idul Adha

Ada Wabah PMK, Dispertan Sukoharjo Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Idul Adha

Regional
KM Sirimau Kembali Berlayar, Penumpang: Senang Sekali Akhirnya Bisa Pulang...

KM Sirimau Kembali Berlayar, Penumpang: Senang Sekali Akhirnya Bisa Pulang...

Regional
Saat Bupati Blora Semprot Kandang dan Sapi Milik Peternak Guna Waspadai PMK...

Saat Bupati Blora Semprot Kandang dan Sapi Milik Peternak Guna Waspadai PMK...

Regional
5 Bulan Tak Gajian, 120 Damkar dan Satpol PP Lebong Bengkulu Sambung Hidup dengan Berutang

5 Bulan Tak Gajian, 120 Damkar dan Satpol PP Lebong Bengkulu Sambung Hidup dengan Berutang

Regional
Wisata ke Alam Terbuka di Jawa Tengah Boleh Lepas Masker, asalkan...

Wisata ke Alam Terbuka di Jawa Tengah Boleh Lepas Masker, asalkan...

Regional
Kasus Briptu R, Aniaya Selingkuhan hingga Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Sikka

Kasus Briptu R, Aniaya Selingkuhan hingga Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Sikka

Regional
KUA Banjarsari Solo Persiapkan Dua Teks Ijab Kabul Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

KUA Banjarsari Solo Persiapkan Dua Teks Ijab Kabul Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Kabur 1 Tahun Lebih, Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Manggarai Ditangkap

Kabur 1 Tahun Lebih, Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Manggarai Ditangkap

Regional
Dirjen Peternakan: Kasus PMK Hanya 0,6 Persen Populasi Ternak, Warga Bisa Beribadah Kurban dengan Baik

Dirjen Peternakan: Kasus PMK Hanya 0,6 Persen Populasi Ternak, Warga Bisa Beribadah Kurban dengan Baik

Regional
Musrenbang dengan Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Se-Kalimantan Sepakat Dorong Percepatan Pembangunan IKN

Musrenbang dengan Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Se-Kalimantan Sepakat Dorong Percepatan Pembangunan IKN

Regional
KSAD Dudung Usai Dapat Gelar Pangeran dari Raja Sonbai NTT: Ini Suatu Pengakuan dan Harus Dijaga

KSAD Dudung Usai Dapat Gelar Pangeran dari Raja Sonbai NTT: Ini Suatu Pengakuan dan Harus Dijaga

Regional
Transaksi di Hotel Berbintang, Polisi Tangkap Pengedar dan Amankan 1 Kilogram Sabu yang Dibungkus Dalam Kemasan Teh China

Transaksi di Hotel Berbintang, Polisi Tangkap Pengedar dan Amankan 1 Kilogram Sabu yang Dibungkus Dalam Kemasan Teh China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.