Kompas.com - 14/01/2022, 10:43 WIB
Diduga karena koslet pada kabel aki, sebuah mobil angkutan umum (Angkot) atau dikenal dengan istilah Petepete di Kota Makassar hangus terbakar di atas jalan layang (fly over), Kamis (13/1/2022) malam. Dinas Damkar MakassarDiduga karena koslet pada kabel aki, sebuah mobil angkutan umum (Angkot) atau dikenal dengan istilah Petepete di Kota Makassar hangus terbakar di atas jalan layang (fly over), Kamis (13/1/2022) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Diduga karena korslet pada kabel aki, sebuah mobil angkutan umum (angkot) atau dikenal dengan istilah petepete di Kota Makassar hangus terbakar di atas jalan layang (flyover), Kamis (13/1/2022) malam.

Mobil petepete jurusan Sentral-Daya yang kemudikan Hamzah sedang membawa 3 orang penumpang ini, tiba-tiba ditegur oleh pengendara motor melintas.

Hamzah pun menghentikan laju mobilnya dan bergegas keluar bersama 3 orang penumpangnya.

Tidak lama kemudian, api langsung membesar dan membakar seluruh mobil.

Baca juga: Kasus Siswi SMPN 21 Makassar Di-bully, Kadis Pendidikan: Itu Konten untuk Lucu-lucuan

Beruntung, tidak ada korban dalam insiden ini.

Sopir angkot bersama 3 orang penumpangnya pun tidak mengalami luka karena segera menyelamatkan diri.

Kejadian ini menjadi perhatian warga, seluruh pengguna jalan di atas flyover berhenti dan menyaksikan api yang membakar mobil angkot tersebut.

Tidak lama kemudian, 2 unit armada pemadam kebakaran Kota Makassar tiba di lokasi dan memadamkan api.

Humas Peleton 5 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Ilo yang dikonfirmasi, Jumat (14/1/2022) mengatakan, mobil petepete tersebut dari arah Jalan Urip Sumoharjo naik ke atas flyover mengara Tello.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Regional
Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Regional
Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Regional
Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Regional
Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Regional
KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

Regional
Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Regional
Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Regional
Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Regional
UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

Regional
Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Regional
Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Regional
Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.