Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dapat Rp 1,5 Miliar dari Jual NFT Foto Selfie, Ghozali Ingin Bangun Studio Animasi

Kompas.com - 13/01/2022, 21:42 WIB
Riska Farasonalia,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Sosok Ghozali (22) menjadi sorotan karena meraup miliaran rupiah dari produk non fungible token (NFT) dalam bentuk foto selfie di akun OpenSea.

Anak muda kreatif yang masih berkuliah di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini rupanya memiliki impian membangun studio animasi sendiri.

Ghozali mengaku pendapatannya dari hasil penjualan foto selfie NFT sebesar Rp 1,5 miliar hendak digunakannya untuk berinvestasi sesuai bidangnya.

Baca juga: Sosok Ghozali Everyday, Penjual NFT Foto Selfie yang Raup Miliaran Rupiah

Setelah lulus kuliah, mahasiswa yang mengambil Program Studi Animasi D-4 ini ingin menempa diri bekerja di studio animasi.

"Total pendapatan saya, sudah dapat pendapatan total Rp 1,5 M lebih. Kedepan uangnya buat investasi lagi. Berharap setelah lulus mau kerja di animasi buat cari pengalaman terus bikin studio animasi sendiri," kata Ghozali ditemui di kampusnya, Kamis (13/1/2022).

Ilustrasi foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH.

Ia sendiri awalnya tak menyangka koleksi foto-foto selfie yang dikumpulkan sejak lima tahun terakhir itu bakal laku terjual lewat NFT di akun Opensea Ghozali Everyday.

Bahkan, sosoknya mencuri perhatian chef Arnold yang membeli sejumlah NFT-nya karena terkagum-kagum dengan konsistensi Ghozali.

Baca juga: Ramai Digandrungi Selebritas, Apa Itu Sebenarnya NFT?

Selain itu, berkat dukungan dari komunitas NFT Indonesia pula perjuangan Ghozali itu membuahkan hasil.

"Itu nilai dari keseluruhan yang beli itu ada yang bilang sampai Rp 12 miliar. Tapi saya misalnya ada yang beli Rp 20 juta saya dapat 10 persen begitu terus," ujar putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Erna Setyawati dan Heru Kamdani.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6.000 Buah Durian Lokal Unggulan Disajikan dalam Festival Durian Kuningan

6.000 Buah Durian Lokal Unggulan Disajikan dalam Festival Durian Kuningan

Regional
Menengok Pemungutan Suara Ulang di Lokasi Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima, Ratusan Polisi Disiagakan

Menengok Pemungutan Suara Ulang di Lokasi Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima, Ratusan Polisi Disiagakan

Regional
Pantai Jakat di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Jakat di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Taylor Swift Disebut Hanya Konser di Singapura, Ini Kata Sandiaga Uno

Taylor Swift Disebut Hanya Konser di Singapura, Ini Kata Sandiaga Uno

Regional
Truk Pengangkut Elpiji Alami Rem Blong, Tabrak 3 Kendaraan di Lampu Merah

Truk Pengangkut Elpiji Alami Rem Blong, Tabrak 3 Kendaraan di Lampu Merah

Regional
Harga Beras di Babel Naik, Satgas Pangan: Dipengaruhi Stok Cipinang

Harga Beras di Babel Naik, Satgas Pangan: Dipengaruhi Stok Cipinang

Regional
Tahanan Narkoba Polda Kalsel Diduga Dianiaya Petugas, Alami Patah Kaki dan Dioperasi

Tahanan Narkoba Polda Kalsel Diduga Dianiaya Petugas, Alami Patah Kaki dan Dioperasi

Regional
Sandiaga Pastikan Koalisi Ganjar-Mahfud Masih Solid Kawal Perhitungan Suara

Sandiaga Pastikan Koalisi Ganjar-Mahfud Masih Solid Kawal Perhitungan Suara

Regional
Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Regional
Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Regional
KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

Regional
Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Regional
PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

Regional
BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

Regional
Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com