Kasus Pembunuhan Adik oleh Kakak Sepupu di Banjarnegara, Korban Dicekik dan Dibacok Berulang Kali di Hutan

Kompas.com - 13/01/2022, 08:50 WIB

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Wahyudi (18) warga Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membunuh adik sepupunya Ryan (9), dengancara dicekik dan dibacok menggunakan parang.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan, tersangka awalnya mengajak korban pergi menggunakan sepeda motor untuk memancing, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Pembunuhan Bocah di Banjarnegara, Berawal dari Pelaku yang Kecanduan Video Game Online

Namun di tengah perjalanan tersangka berhenti dan mengajak korban berjalan kaki menuju sebuah tempat wisata.

"Di jalan setapak menuju tempat wisata mereka sempat berhenti makan jajanan. Kemudian tersangka bilang ke korban akan mengambil minum ke atas," kata Hendri saat ungkap kasus, Rabu (12/1/2022).

Ternyata tersangka mengambil golok di sebuah gubuk dan dimasukkan di balik jaket.

Kemudian bukannya ke tempat wisata, tersangka justru mengajak korban menuju ke arah hutan. Sesampainya di tepi jurang, tersangka mengajak korban turun dan langsung mencekik lehernya hingga pingsan.

"Saat dicek korban masih bernapas, kemudian tersangka membacok korban berkali-kali menggunakan parang," jelas Hendri.

Berdasarkan hasil otopsi, korban mengalami tiga luka bekas sayatan pada kepala bagian atas dan tujuh luka bekas sayatan pada kepala bagian belakang.

Diberitakan sebelumnya, Wahyudi (18), warga Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, tega menghabisi nyawa adik sepupunya Ryan (9) karena ingin memiliki ponsel pintar milik korban.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengungkapkan, tersangka nekat melakukan perbuatan keji itu karena ponsel miliknya rusak.

"Tersangka tebersit menginginkan HP korban, karena kecanduan game online, tapi HP-nya rusak, sehingga tidak bisa digunakan," kata Hendri saat ungkap kasus di Mapolres Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Terungkap, Kakak Sepupu Bunuh Bocah 9 Tahun di Banjarnegara karena Ingin Kuasai HP

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Regional
1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

Regional
Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Regional
PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

Regional
Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Gemuruh Kuat, Pos Pantau: Tetap Siaga

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Gemuruh Kuat, Pos Pantau: Tetap Siaga

Regional
Saatnya Mewujudkan Transportasi Umum yang Aman dari Pelecehan Seksual…

Saatnya Mewujudkan Transportasi Umum yang Aman dari Pelecehan Seksual…

Regional
Aturan Beli Pertalite Pakai Aplikasi Mypertamina, Kepala DKP Mataram: Tak Semua Nelayan Punya Ponsel Pintar

Aturan Beli Pertalite Pakai Aplikasi Mypertamina, Kepala DKP Mataram: Tak Semua Nelayan Punya Ponsel Pintar

Regional
Gibran Rakabuming Gratiskan Warga Nonton ASEAN Para Games 2022

Gibran Rakabuming Gratiskan Warga Nonton ASEAN Para Games 2022

Regional
Gubernur Sumbar Minta Dunia Internasional Berikan Kompensasi untuk Daerah Penjaga Hutan

Gubernur Sumbar Minta Dunia Internasional Berikan Kompensasi untuk Daerah Penjaga Hutan

Regional
Melihat Proses Pengolahan Sampah Plastik Jadi 3 Jenis BBM di Cilegon Banten

Melihat Proses Pengolahan Sampah Plastik Jadi 3 Jenis BBM di Cilegon Banten

Regional
5 Tragedi Orang Hilang di Hutan Baru-baru Ini, Guru hingga Anggota TNI

5 Tragedi Orang Hilang di Hutan Baru-baru Ini, Guru hingga Anggota TNI

Regional
7 Fakta Penemuan 10 Hektar Ladang Ganja di Cianjur

7 Fakta Penemuan 10 Hektar Ladang Ganja di Cianjur

Regional
Pakai Aplikasi Mypertamina Saat Beli BBM, Benarkah Subsidi Akan Tepat Sasaran?

Pakai Aplikasi Mypertamina Saat Beli BBM, Benarkah Subsidi Akan Tepat Sasaran?

Regional
Pembagian Waktu di Indonesia serta Daftar Provinsi yang Masuk Zona WIB, WIT, dan WITA

Pembagian Waktu di Indonesia serta Daftar Provinsi yang Masuk Zona WIB, WIT, dan WITA

Regional
Warga NTT Diminta Waspadai Dampak Gelombang Rossby, BPBD: Kami Keluarkan Surat Imbauan

Warga NTT Diminta Waspadai Dampak Gelombang Rossby, BPBD: Kami Keluarkan Surat Imbauan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.