Kesal Sepeda Motor Sering Dikembalikan Rusak, Pria di Tapanuli Bakar Teman Sendiri

Kompas.com - 12/01/2022, 18:15 WIB

 

TAPANULI UTARA, KOMPAS.com - Gara-gara sepeda motornya sering dipinjam dan dipulangkan dalam keadaan rusak, seorang pria di Tapanuli Utara (Taput) marah dan sampai membakar temannya, Senin (10/1/2022).

Kasi Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu W Baringbing mengatakan, tersangka AFB (27) warga Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara ini kesal, karena setiap kali sepeda motornya dipinjam korban JFS (31), selalu dikembalikan dalam keadaan rusak.

"Tersangka sudah sering kesal dan kecewa dengan temannya sendiri, karena sepeda motornya yang dipinjamkan kepada korban, selalu dikembalikan rusak. Dan korban tidak pernah mau memperbaiki," ujar Baringbing lewat pesan singkat kepada kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Polisi Periksa Penjual Bakso Bakar yang Sebabkan 35 Orang Keracunan di Padang

Baringbing menceritakan, aksi bakar teman sendiri itu terjadi Senin (10/1/2022) malam. Saat itu, tersangka mendatangi kediaman korban yang masih satu kecamatan dengannya.

"Tersangka sempat mengingatkan korban soal sepeda motornya yang rusak, dengan mendatangi korban. Namun saat itu, korban malah cuek dan asik bermain game di ponsel," kata Baringbing.

Merasa tidak dipedulikan, tersangka pun kesal dan marah. Lalu, melihat ada botol berisi minyak (pertalite) dan korek api di atas meja. Kemudian mengambilnya.

"Lalu tersangka menyiramkannya ke kepala korban, dan kemudian menyulutnya dengan korek api," ungkap Baringbing.

Tersangka menonton korban yang terbakar

Baringbing mengatakan, sesaat setelah itu, korban sempat tidak sadar sudah salam keadaan terbakar. Karena korban tidak ada rasa curiga, dan asik bermain game.

"Setelah terbakar, baru korban menjerit-jerit minta tolong sambil lari keluar dari rumah. Saat itu, tersangka akhirnya menonton korban yang sedang menjerit-jerit," ungkap Baringbing.

Beruntung, masyarakat yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan.

Api yang sudah membakar bagian kepala korban dapat dipadamkan, dan korban dibawa ke rumah sakit setempat.

"Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di kepala, muka, leher, dan lengan. Dan saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. Dan tersangka juga sudah kita tahan di Polres," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Regional
Kronologi Lengkap Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss, Gunakan Drone hingga Penyelam

Kronologi Lengkap Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss, Gunakan Drone hingga Penyelam

Regional
Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Regional
Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Regional
Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Regional
Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Regional
Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Regional
Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Regional
Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Regional
560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

Regional
Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Regional
'Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa'

"Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa"

Regional
Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Regional
Kepala Badan Pangan Nasional Minta Pabrik Gula Beli Gula Kristal Petani di Harga Rp 11.500 per Kg

Kepala Badan Pangan Nasional Minta Pabrik Gula Beli Gula Kristal Petani di Harga Rp 11.500 per Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.