Soal Sesajen Ditendang di Gunung Semeru, Yenny Wahid: Mencederai Keyakinan Masyarakat

Kompas.com - 12/01/2022, 15:37 WIB


SALATIGA, KOMPAS.com - Direktur Wahid Foundation Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid menilai perbuatan menendang dan membuang sesajen di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, adalah perbuatan yang mencederai keyakinan.

Yenny mengatakan, setiap orang boleh memiliki keyakinan yang berbeda.

"Yang tidak boleh itu adalah mencederai atau menyakiti keyakinan orang lain. Itu tidak boleh," kata Yennye, usai Deklarasi Kelurahan Damai Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (12/1/2022).

Yenny mengatakan, bagi sebagian orang, sesajen adalah kepercayaan dan keyakinan.

Baca juga: HF, Sosok Penendang Sesajen di Kawasan Gunung Semeru, Pernah Tinggal di Bantul

"Jadi, kalau ada yang menendang atau membuang sesajen, itu mencederai kepercayaan orang lain. Berarti harus menunjukkan bahwa harus lebih meningkatkan lagi rasa saling menghormati di antara masyarakat," papar dia.

Dia menilai, setiap orang memiliki perbedaan dan boleh berbeda dalam hal apapun.

Tapi, menghargai dan menghormati perbedaan juga menjadi keharusan di tengah keberagaman.

Yenny mengatakan, karena pelaku penendang dan pembuang sesajen di Gunung Semeru sudah ketahuan, maka lebih baik mengedepankan dialog dan komunikasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi Rayakan Ulang Tahun ke-74, Tiup Lilin dan Potong Kue

Momen Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi Rayakan Ulang Tahun ke-74, Tiup Lilin dan Potong Kue

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Juni 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Juni 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Mengapa Masalah Ekonomi Keluarga Sering Picu Terjadinya Kasus KDRT?

Mengapa Masalah Ekonomi Keluarga Sering Picu Terjadinya Kasus KDRT?

Regional
Cuaca Buruk, Pesawat AMA Mendarat Darurat di Keerom Papua hingga Rusak Parah, Begini Kronologinya

Cuaca Buruk, Pesawat AMA Mendarat Darurat di Keerom Papua hingga Rusak Parah, Begini Kronologinya

Regional
Gempa Magnitudo 5 Guncang Kupang, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5 Guncang Kupang, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Temukan Rp 5 Miliar Tanpa SPJ, Inspektorat Nunukan Minta Bendahara RSUD Kembalikan Rp 2,1 Miliar

Temukan Rp 5 Miliar Tanpa SPJ, Inspektorat Nunukan Minta Bendahara RSUD Kembalikan Rp 2,1 Miliar

Regional
Toko Perlengkapan ATK di Balikpapan Disatroni Pencuri, Uang Logam Seribuan Sebanyak Rp 5,2 Juta Raib

Toko Perlengkapan ATK di Balikpapan Disatroni Pencuri, Uang Logam Seribuan Sebanyak Rp 5,2 Juta Raib

Regional
Hari Kedua Kapal Angkutan Sembako Perbatasan RI – Malaysia Mogok Operasi, Pemkab Nunukan Belum Punya Solusi

Hari Kedua Kapal Angkutan Sembako Perbatasan RI – Malaysia Mogok Operasi, Pemkab Nunukan Belum Punya Solusi

Regional
Perwakilan Pemkot Batam Cek Izin Holywings, Sempat Diadang Petugas Keamanan

Perwakilan Pemkot Batam Cek Izin Holywings, Sempat Diadang Petugas Keamanan

Regional
Cerita Nur Yadi Beri Booster Empon-empon untuk Sapinya Agar Terhindar dari PMK

Cerita Nur Yadi Beri Booster Empon-empon untuk Sapinya Agar Terhindar dari PMK

Regional
Ayah yang Setubuhi Anak Kandungnya hingga Hamil 2 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Ayah yang Setubuhi Anak Kandungnya hingga Hamil 2 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gubernur Aceh Resmikan 2 Proyek Ruas Jalan Lintas Kabupaten

Gubernur Aceh Resmikan 2 Proyek Ruas Jalan Lintas Kabupaten

Regional
Pengiriman Sabu 1 Kilogram oleh Napi Lapas Balikpapan ke Samarinda Digagalkan Polisi

Pengiriman Sabu 1 Kilogram oleh Napi Lapas Balikpapan ke Samarinda Digagalkan Polisi

Regional
Puluhan Senjata Tajam Rakitan Ditemukan dalam  Sidak Kamar Hunian Napi Lapas Nunukan

Puluhan Senjata Tajam Rakitan Ditemukan dalam Sidak Kamar Hunian Napi Lapas Nunukan

Regional
Pria di Garut Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Garut Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.