Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kabur 2 Hari, Pembacok yang Tewaskan Remaja Saat Tawuran di Padang Ditangkap

Kompas.com - 12/01/2022, 12:39 WIB
Perdana Putra,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Setelah dua hari kabur, akhirnya tersangka tawuran di Jalan Juanda, Padang, Sumatera Barat yang menyebabkan tewasnya seorang remaja E (17) ditangkap polisi.

Tersangka berinisial A (22) yang merupakan warga Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat ditangkap Selasa (11/1/2022) pukul 23.00 WIB.

"Tersangka kita tangkap pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB di Sawahan Padang, tanpa perlawanan," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Rico mengatakan penangkapan dilakukan setelah tim Klewang Satreskrim Polresta Padang melakukan penyelidikan usai keluarga korban membuat laporan polisi pada Minggu (9/1/2022), usai aksi tawuran.

Baca juga: Viral, Video Tawuran Remaja di Padang Tewaskan 1 Orang, Polisi Buru Pelaku

Setelah memintai keterangan sejumlah saksi, menurut Rico, pihaknya kemudian memburu tersangka.

"Saat ini sedang kita periksa secara intensif di Mapolresta. Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kita sudah sita barang bukti berupa sebilah samurai," kata Rico.

Tersangka dijerat dengan pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo pasal 351 dengan ancaman 12 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video dari kamera CCTV yang berisikan rekaman aksi tawuran antar remaja di Jalan Juanda, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat yang menewaskan seorang korban viral di media sosial.

Dari video yang dilihat Kompas.com, tawuran remaja tersebut terjadi Minggu (9/1/2022) pukul 05.17 WIB di persimpangan Jalan Juanda.

Sebelum aksi pembacokan belasan remaja terlihat berkumpul di lokasi.

Salah seorang terlihat membawa senjata tajam panjang seperti samurai.

Saat itu, situasi kendaraan terlihat masih ramai dan kemudian ada sejumlah kendaraan sepeda motor yang ditumpangi remaja bolak balik di lokasi.

Baca juga: Pembacok Remaja yang Salah Sasaran Tawuran di Cengkareng Ditangkap

Aksi pembacokan tidak terlihat jelas karena terhalang tiang listrik, namun terlihat salah seorang remaja diseret-seret yang diduga korban.

Kemudian setelah itu belasan remaja itu kabur melarikan diri dari lokasi.

Korban yang diseret itu akhirnya diketahui berinisial E (17) warga Purus Padang setelah keluarga korban membuat laporan ke polisi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Regional
Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Regional
Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Regional
Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Regional
Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Regional
Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Regional
Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com