Kompas.com - 11/01/2022, 15:04 WIB


POSO, KOMPAS.com - Satgas Madago Raya terus menggencarkan operasi pencarian sisa DPO teroris Poso, Sulawesi Tengah.

Operasi pencarian di tahun ini lebih mengedepankan sistem soft approach.

Kasub Satgas Penmas Humas Operasi Madago Raya Kompol Sugeng Lestari mengatakan, DPO MIT Poso yang tersisa tinggal tiga orang lagi.

Setelah tewasnya Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, tiga orang DPO teroris yang masih diburu yakni Askar alias Jadi alias Pak Guru, Mae alias Galuh alias Muhklas dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Baca juga: Jenazah DPO Teroris MIT Poso Ahmad Panjang Akan Dimakamkan Di TPU Poboya

Diduga, mereka masih bersembunyi di wilayah pegunungan antara Kabupaten Parigi Moutong, Sigi dan Kabupaten Poso.

Semenjak kematian pimpinan MIT Poso, Ali Kalora hingga tewasnya Ahmad Panjang, tidak ada lagi pimpinan di kelompok tersebut.

Tidak ada penambahan DPO lagi yang dicari oleh Satgas Madago Raya.

"Jadi, saya tegaskan tidak ada lagi pimpinan dalam DPO MIT Poso dan tidak ada penambahan DPO, sekarang tinggal tiga orang," tegas Sugeng, yang dikonfirmasi via telepon, Selasa (11/1/2022).

Sugeng Lestari mengatakan, meskipun DPO tersisa tiga orang lagi, intensitas pencarian dan kegiatan operasi terus dilakukan dengan mengedepankan pola soft approach.

 

Harapannya, DPO yang tersisa mau menyerahkan diri.

Namun, bila ketiga DPO tersebut tidak kunjung menyerahkan diri kepada polisi, Satgas Madago Raya akan terus memburu hingga tuntas.

Namun, dengan harapan tidak ada lagi kontak tembak.

Baca juga: Satgas Madago Raya Gelar Barbuk Milik DPO Teroris MIT Poso, Ditemukan Bom dan Bubuk Mesiu

"Sekarang Satgas Madago Raya telah kembali diperpanjang dan pola penegakan hukum yang dilakukan lebih mengedepankan soft approach yang tentunya dilakukan sesuai kegiatan yang sudah diatur oleh masing-masing satgas," ujar Sugeng.

Sebelumnya Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi saat pelaksanaan rilis akhir tahun 2021 mengatakan bahwa Operasi Madago Raya tahun 2022 telah diperpanjang.

Jumlah kekuatan dan pola penanganan Operasi Madago Raya 2022 sementara masih disusun dan belum ada penambahan kekuatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Regional
Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Regional
Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Regional
Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Regional
Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Regional
Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Regional
Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Regional
Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Regional
Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Regional
UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

Regional
Rembang Dapat Jatah 5.000 Dosis PMK, Ini Sasarannya

Rembang Dapat Jatah 5.000 Dosis PMK, Ini Sasarannya

Regional
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Solo Jalani Uji Coba Operasional Tahap Pertama

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Solo Jalani Uji Coba Operasional Tahap Pertama

Regional
Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Penggelapan Senilai Rp 559 Juta di Pelabuhan Bakauheni

Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Penggelapan Senilai Rp 559 Juta di Pelabuhan Bakauheni

Regional
'Bangsal Selalu Penuh dan Pasien Ditunggui Keluarga, Mustahil Terjadi Pelecehan Seksual'

"Bangsal Selalu Penuh dan Pasien Ditunggui Keluarga, Mustahil Terjadi Pelecehan Seksual"

Regional
IMI NTB Akan Biayai Pengobatan Marshal yang Ditabrak Crosser

IMI NTB Akan Biayai Pengobatan Marshal yang Ditabrak Crosser

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.